Polda Papua : Lima Daerah masuk rawan konflik Pilkada Serentak 2020 di Papua

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyebutkan sedikitnya ada 5 daerah dari 11 daerah yang masuk rawan konflik saat perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 di Papua.

Hal ini diutarakan oleh Kepala Biro (Karo) Ops Polda Papua, Kombes Pol. Gatot Haribowo. Lima daerah yang dimaksud diantaranya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Keerom.

“Kabupaten Yahukimo yang paling rentan karena masih terkait aksi pembunuhan berantai yang terjadi disana, berikutnya kabupaten yang kami anggap masih berpotensi dengan gangguan KKB, itu menjadi suatu ancaman tersendiri, “Kata Kombes Gatot kepada MITRAPOL pada, Kamis (03/09/20).

Untuk mengantisipasi kemungkinan konflik di 11 kabupaten yang akan menggelar Pilkada, Pihaknya bersama TNI telah menyiagakan sebanyak 5000 personil.

“Total yang ada sudah termasuk rekan-rekan dari TNI namun belum di tambah dengan Linmas jadi totalnya bisa mencapai sebelas ribuan lebih, “Jelas Kombes Gatot.

Hingga saat ini disebutkan, Polda Papua tengah mengirimkan pasukan pengamanan ke sejumlah daerah yang telah dimaksud, mengingat besok sudah mulai memasuki fase pendaftaran kontestan pilkada.

“Hari ini kita telah mengirimkan 1 SSK personil ke Kabupaten Keerom untuk mengantisipasi pendaftaran besok dan selanjutnya di beberapa Kabupaten lain yang sudah mulai ada riak-riak tapi, sejauh ini anggota Polri yang di Backup TNI di kewilayahan masih bisa mengatasi dengan baik,“ terangnya.

Kekuatan personil yang ada menurutnya sejauh ini masih cukup untuk membantu mengamankan jalanya pelaksanakan pesta demokrasi 2020 di wilayah Papua.

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *