Posko BPPKB Banten Petak Buntek gelar pengajian rutin

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Anggota BPPKB Banten Posko Petak Buntek Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara mengadakan pengajan rutin setiap malam Jum’at, dengan cara bergantian di setiap posko maupun ranting, Kamis (3/9/2020) Pukul 20.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut di pimpin Ustad Torik ia sebagai anggota BPPKB Banten juga sebagai penasehat Posko Petak Buntek, acara pengajian yang di hadiri Ketua PAC Penjaringan Enjtat Sudrajat, Ketua Ranting Penjaringan Sugianto yang biasa di panggil Otoy, Ketua Ranting Pejagalan Endang Debus, Ketua Posko Petak Asem Aceng, juga para perwakilan dari Muarabaru, Mauara Angke, anak Karang Taruna dan para anggota BPPKB Banten se-Penjaringan

Acara pengajian rutin seminggu sekalai diadakan bertujannya untuk mendoakan para arwah leluhur dan para pejuang pendiri yang membikin BPPKB Banten juga para almarhum orang tua sodara sanak famili yang sudah tiada.

Dalamrangka pengajian para anggota BPPKB Banten penjaringan yang hadir kurang lebih seratus orang, terdiri dari masing-masing Posko maupun Ranting, mereka sangat antusias dan menyambut positip, karena tadinya pengajian rutin itu adanya dimasing-masing poskonya, sedangkan sekarang sistim bergiliran sehingga para anggota bisa bertatap wajah, bersilaturahmi dengan para pimpinan juga dengan para senior yang disebut istilah orang Banten kasepuhan.

Setelah selesai pengajian Ketua PAC Penjaringan Enjat Sudarajat mengatakan, Alhamdulillah sudah ada kemajuan, intinya seperti pengajian ini lah yang di harapkan, karena bagi anggota BPPKB Banten hukumnya di wajibkan adanya seperti ini, karena ini warisan para Alim Ulama kita, juga ajang silaturahmi.

Ia berpesan, maka dari itu mari kita jaga nama baik BPPKB Banten jangan hanya dipake gagah-gagahan atau jago-jagoan, sebab sekarang bukanya lagi dengan cara seperti itu, tidak ketika dua puluh tahun yang lalu jamanya saya, patuhilah hukum yang berlaku di negeri kita tercinta yang subur makmur yaitu Indonesia,” ucapnya.

Enjat menjelaskan,”Silsilah dengan lahirnya organisasi BPPKB Banten latar belakang hasil musawarah dan istiqoroh para Ulama – Ulama kita di Banten, sehingga berdirilah organisasi BPPKB Banten di Jakarta di era reformasi.

Dengan adanya Posko – Posko BPPKB Banten di wilayah Penjaringan agar bisa memberikan rasa aman nyaman diwilayah masing – masing terhadap masyarakat, jangan adanya Pos BPPKB Banten membikin resah dan cemohan juga dibenci masyarakat, apabila ada orang yang meminta bantuan ke BPPKB Banten harus diteliti dan didalamai dahulu dalam hal apa, apabila ada yang keributan harus di tengahi dibereskan di damaikan diakurkan kembali, jangan malah dikompor-kompori, juga kita jangan mudah terprofokasi, apa bila ada berita di Hp kita jangan mudah percaya, harus diteliti dahulu asal usulnya dari mana sumber berita itu baik apa tidak, jangan langsung di share lagi,” tegas Enjat.

Harapan saya tolong acara pengajian ini di pertahankan, karena inilah yang diinginkan para pejuang yang mendirikan BPPKB Banten, semoga yang tadinya belum melaksanakan acara pengajian, segera bisa melaksanakannya, karena dengan adanya acara ini kita bisa bersatu, yang tadinya tidak kenal bisa saling kenal, yang tadinya jauh bisa dekat,” tandasnya.

Ketua Ranting Penjaringan Sugianto alias Otoy menambahkan,”Dengan adanya pengajian rutin di setiap Posko – Posko BPPKB Banten di Penjaringan, saya merasa malu dan iri karena yang mengadakan pengajian tingkat Posko, sehingga saya di ranting tidak ada, maka dari itu mulai dari sekarang saya siap akan mengadakan pengajian di tempat saya ranting Penjaringan, tepatnya di Tanjung Wangi Jalan Tanah Paair Penjaringan.

Ketua Posko Petak Buntek Rudi sebagai tuan rumah di acara pengajian mengucapkan, saya sangat berterimakasih kepada para anggota se-Penjaringan yang sudah hadir dengan begini banyaknya, saya tidak nyangka mau seperti ini, namun tidak mengurangi rasa hormat saya, intinya terimakasih para kasepuhan para ketua juga para anggota semuanya, apabila ada kekurangan baik dari jamuan juga tempat dan tutur kata saya yang kurang sopan mohon sibukakan lautan pintu maaf yang seluas luasnya,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Muklis

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *