Milad ke 115, Ponpes Suryalaya kembangkan pembelajaran digital

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jabar – Tokoh Jawa Barat Abah Dr. H, Anton Charliyan menghadiri Milad ke 115 Pondok Pesantren (Ponpes) Suryalaya di Kec. Pagerageung, Kab. Tasikmalaya Bandung. Sabtu (5/9).

Abah Dr. H, Anton Charliyan merupakan kerabat dan Keluarga besar Ponpes Suryalaya, pimpinan KH. Zainal Abidin.

Dalam acara tersebut hadir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Muspida Tk 1 Jabar dan Tk 2 Kab, Tasik, Ciamis, Tasik kota, para pimpinan Ponpes se-Jabar serta hadir juga Kapolres Tasik.

 

Dalam sambutanya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengapresiasi digitalisasi yang dilakukan Pesantren Suryalaya. Sebab, pada era pandemi Covid-19 seperti saat ini, baik institusi ekonomi dan pendidikan harus fasih dalam dunia digital.

“Karena itu saya menyambut baik milad Suryalaya yang sekaligus mengembangkan pembelajaran secara digital. Itulah yang harus dilakukan oleh pesantren yang lain,” kata dia di Pesantren Suryalaya.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, menambahkan, pesantren bukan hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi pusat perubahan dalam berbagai bidang termasuk teknologi. Karena itu, ia menyarankan pesantren untuk memanfaatkan juga teknologi di sektor pertanian sebagai salah satu sektor yang tidak terdampak pandemi global Covid-19.

“Alumni Pesantren Suryalaya ini harus menguasai skill teknologi karena bukan lagi sebuah pilihan, tapi suatu keharusan dan kebutuhan. Pesantren harus bisa mandiri secara ekonomi,” kata dia.

Ia menegaskan, Pemprov Jabar akan terus mendukung pengembangan yang dilakukan pondok pesantren di Jabar. Ia juga akan terus memperjuangkan untuk merampungkan pembahasan Perda Pesantren, sehingga dukungan kepada pesantren di Jabar menjadi sistematis, baik dari kurikulum, infrastruktur, hingga pendidikan.

Untuk diketahui, Ponpes Suryalaya pertama kali didirikan oleh Syeikh Kh Abdullah Mubaroq bin Mohammad yang lebih dikenal dengan panggilan Abah Sepuh pada tahun 1905, di Lembah Gunung Sawal, Kec Pager Ageung Tasikmalaya.

Syeikh Kh Abdullah Mubaroq bin Mohammad yang wafat pada tahun 1956 ini mengembangkan ajaran Tareqat Qodiriyah Naqsabandiyah.

Kemudian dilanjutkan oleh putranya Syeik KH Akhmad Shohibul Wafa Tajul Arifin yang dikenal sebagai Abah Anom, pada saat kepemimpinan Abah Anom, Ponpes Suryalaya berkembang pesat, dan menjadi sebuah Pendidikan Pesantren Modern mulai dari tingkat Aliyah sampai dengan Perguruan Tinggi, dan mencapai masa keemasan pada Masa Orde Baru.

Untuk saat ini ihwan-ihwanya sudah mencapai jutaan, dan tersebar di seluruh Nusantara bahkan samapi ke manca negara khususnya Malaysia, Brunei Darusalam. Philiphine Thailand dan beberapa negara lainnya di Dunia.

 

 

Red

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *