Management PT. Panji Waringin dan Camat Malingping diduga abaikan Perbup No 28

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Perlombaan memancing di Rawa Apel yang masuk ke wilayah Hak Guna Usaha (HGU) PT Pandji Waringin disinyalir melanggar Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (06/09/2020).

Hasil pantauan, kondisi sangat ramai dan saat pembagian berkerumun. Lebih dari 300 orang berkumpul dan dititik lokasi tidak ada alat kesehatan seperti hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan masyarakat juga masih ditemukan tidak menggunakan masker.

Sementara, H. Wawan Hermawan, Pimpinan PT Pandji Waringin menyuruh wartawan datang ke Polsek untuk menanyakan perizinan perlombaan memancing disituasi Pandemi Covid-19 bahwa perizinan ada.

“Ada ke Polsek aja,” jawabnya via WA saat di konfirmasi wartawan

Anehnya, Cece Saputra Camat Malingping mengaku tidak mengetahui bahwa ada kegiatan perlombaan memancing disituasi Covid-19 ini. Padahal dirinya pihak yang berwenang menjalankan tugas Perbup No 28 tersebut

“Kami tidak tahu kegiatan di Apel, dan tidak ada tembusan ke kami,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa disituasi Covid-19 ini pihak Pemerintah Kecamatan Malingping selalu menerapkan Perbup No 28 Tahun 2020.

“Adapun prihal perlombaan di Apel, nanti pihak Kecamatan Malingping akan memanggil pihak Perusahaan PT Pandji Waringin untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD Badak Banten Kabupaten Lebak Azis Hakim, mengaku prihatin atas kejadian itu.Masyarakat di saat pademi covid 19 yang berkepanjangan menjadi tidak nyaman. Larangan untuk menjaga dan memutus rantai penyebarannya Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya telah membuat peraturan untuk kepentingan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan covid 19 sayangnya Itu hanya sebuah peraturan bupati yang sia sia karena tidak di jalankan oleh bawahanya

“Camat Malingping mesti di evaluasi oleh ibu Bupati persoalannya seorang camat yang berkewajiban menjalankan Perbup no 28 justru malah membiarkan masyarakat berkerumun lebih dari 300 orang tanpa menggunakan protokoler kesehatan covid 19,” kata Azis Hakim kepada Mitrapol melalui WhatsApp-nya.

 

 

Pewarta : Tim Mitrapol Lebak

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *