Gelar Sedekah Laut, Nelayan Desa Mojo tetap patuhi protokol kesehatan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang –  Sebagai wujud rasa syukur warga nelayan Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang menggelar ritual adat sedekah laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Mojo Dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Rabu, (9/9).

Dalam tradisi ini, nelayan Desa Mojo melarung ancak Kepala Kerbau ketengah Laut, sebelum prosesi melarung Kepala Kerbau ketengah Laut diawali dengan ritual ruatan dan diberikan doa oleh sesepuh nelayan.

Kepala Desa Mojo, Risyanto, S.Pd dalam sambutannya mengatakan, bahwa acara Sedekah Laut merupakan acara tahunan yang dilaksanakan pada Bulan Suro oleh warga nelayan sebagai wujud rasa syukur dan limpahan keberkahan warga nelayan.

Risyanto berharap dengan dilaksanakan nyadran atau Sedekah Laut ini tangkapan ikan nelayan bisa lebih baik hasilnya, terlebih saat ini merupakan masa paceklik warga nelayan karena dampak covid 19.

Lanjutnya, selain prosesi larung kepala kerbau ketengah laut, juga dilaksanakan berbagai kegiatan oleh panitia, antara lain pagelaran wayang golek dan santunan anak yatim.

Kepala Satuan Polair Polres Pemalang, AKP. Darhim, SH. merasa terharu kepada para nelayan, dimasa paceklik akibat wabah covid warga nelayan tetap guyub rukun menggelar sedekah laut dengan acara yang sangat sederhana.

AKP. Darhim, SH. Menghimbau kepada masyarakat yang hadir dalam rangkaian acara sedekah laut tetap mengutamakan keselamatan, selalu menggunakan Masker demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di wilayah Ulujami pada khususnya dan di Pemalang pada umumnya.

Sementara, sekretaris Camat Ulujami, Mujianto, S.IP menyampaikan, bahwa acara sedekah laut ini merupakan acara adat turun temurun, selain sebagai wujud syukur, juga merupakan sebagai salah satu uri uri budaya warga nelayan.

Hadir dalam acara tersebut, Sekcam Ulujami Mujianto, S.IP, Kasat Polair Polres Pemalang AKP. Darhim, SH., TNI Anggkatan Laut Kopka M. Ani Fathudin, Danramil 05/ Ulujami Kapten CZI Jahuri, Kapolsek Ulujami AKP. Muawan Subagio, SH dan perwakilan Pegiat Medsos Ulujami Hebat Istiqomah dan Edi Purwanto.

Terkait larung sesaji kepala kerbau, Pegiat Medsos Ulujami Hebat, Edi Purwanto mengatakan bahwa itu merupakan sebagai pelengkap kegiatan ritual sedekah laut.

Edi menegaskan, bahwa larung sesaji bukan merupakan sesembahan. “Ini adalah budaya dan tradisi yang menjadi agenda tahunan. Niatnya untuk memberi makan kepada ikan, udang dan mahkluk hidup lain. Jadi bukan dijadikan sesembahan. Kami tetap bersembah kepada Allah SWT,” ungkap Edi.

 

 

Pewarta : Rizqon Arifiyandi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *