Dan Satgas Pamtas Yonif 623 /Wbu pastikan tidak ada patok perbatasan Indonesia – Malaysia yang bergeser

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Komandan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania memastikan tidak ada Patok Perbatasan RI – Malaysia yang bergeser sejengkalpun.

Hal tersebut disampaikan Letkol Inf Yordania saat menanggapi pemberitaan di media online, youtube dan media lainnya yang memberitakan bahwa ada patok perbatasan RI – Malaysia yang bergeser dan dicaplok oleh Malaysia. pada Kamis (10/9/2020).

Kepastian dari Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, S.IP.,M.Si dinyatakan setelah pihak memerintahkan Patop Satgas Lettu Ctp Abdul Masdar untuk mengecek langsung ke lapangan dan memastikan kalau patok batas negara di Pulau Sebatik masih ada di tempatnya, tidak bergeser sedikitpun.

Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan yang bertugas menjaga kedaulatan negara di perbatasan yaitu dengan memastikan patok batas negara yang telah disepakati kedua negara RI-Malaysia tidak bergeser sedikitpun dari tempat semula baik patok yang baru maupun patok yang lama.

Patok batas negara yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 623/BWU khususnya di Sebatik ada sebanyak 148 patok.

Dalam pengecekan langsung oleh Patop Satgas bersama Wadan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Kapten Inf Priya Firmansyah, Pasi Intel Lettu Inf Burhan, Dan SSK I Kapten Inf Salim dan Batih SSK I Sertu Rubi didapatkan fakta bahwa pemberitaan beberapa media online dan media lainnya tidak benar adanya.

Dalam kesempatan pengecekan langsung dilapangan, salah satunya di Desa Seberang, Kec. Sebatik Utara, Kab. Nunukan, Kades Desa Seberang Bapak H. Hambali (54) mengatakan bahwa berita di media online, youtube dan media lainnya yang menyatakan ada patok batas negara telah dicaplok oleh Malaysia dan ada patok di Sebatik yang bergeser adalah tidak benar.

“Tidak ada patok batas negara yang bergeser itu Pemberitaan Hoax patok di wilayah kami Sebatik Utara.

Informasi yang beredar di media online, youtube dan media lainnya adalah tidak benar,” ujar Hambali.

Disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU bahwa berita tentang patok yang bergeser dan dicaplok Malaysia adalah HOAX.

“Saya sudah perintahkan Perwira Topografi Satgas Pamtas Yonif 623/BWU untuk mengecek langsung di Sebatik dan tidak ada patok batas negara yang bergeser,” ujar Dansatgas.

Lebih lanjut disampaikan Dansatgas bahwa Satgas Pamtas Yonif 623/BWU baru saja menyelesaikan patroli patok di Sebatik dan tidak ada pencaplokan patok batas negara oleh pihak negara lain.

“Agar dalam membuat berita sesuai dengan fakta yang ada dan dicek terlebih dahulu. Tanyakan kepada kami apabila ada berita yang meragukan tentang patok perbatasan di sepanjang perbatasan RI – Malaysia di Kabupaten Nunukan,” tegas Dansatgas.

 

 

Pewarta : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *