Gubernur hadiri Groundbreaking Gedung Training Center dan Hotel Unhas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Makassar Sulsel — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah bersama Mantan Menpan RB, Syafarudin, Rektor Unhas, Pj Walikota Makassar dan seluruh civitas akademika Unhas, melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan gedung Training Center dan Hotel Unhas.

Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA, mengatakan, pembangunan gedung Training Center dan Hotel Unhas ini menggunakan anggaran Unhas sendiri, atau tanpa APBN.

“Anggarannya sekitar Rp 100 miliar Pak Gubernur dan Pak Wali, jadi kami bangun bertahap. Tahun ini Rp 30 miliar, tahun depan Rp 30 miliar, tahun selanjutnya Rp 30 miliar lagi. Kami mohon bantuan dari para alumni,” kata Prof Dwia di lokasi groundbreaking, Kamis, 10 September 2020.

Menurut dia, pembangunan Training Center dan Hotel Unhas ini melihat ada peluang pengunjung baik di rumah sakit, keluarga mahasiswa, dan juga kegiatan internal civitas akademika Unhas.

“Kami membangun hotel ini menangkap peluang. Di sini ada dua rumah sakit yang memiliki pengunjung dan pada saat wisuda banyak yang membutuhkan kamar, begitu juga kegiatan kita sendiri di Unhas sering menggunakan hotel,” jelasnya.

Hotel ini nantinya, lanjut dia, akan menyediakan lebih 100 kamar dan ada juga ruangan dengan kapasitas 1.000 orang didalamnya. “Kita akan bangun ruang untuk kegiatan-kegiatan,” lanjutnya.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengaku, apa yang disampaikan Rektor Unhas mengenai anggaran pembangunan gedung Training Center dan Hotel Unhas, lebih khusus soal kebutuhan anggaran, Pemprov Sulsel akan ikut membantu bersama Pj Walikota Makassar.

“Saya kira apa yang menjadi harapan Ibu Rektor tadi untuk pembangunan gedung ini, selama dua tahun selesai Insyaallah bisa kita lakukan. Jangan takut Ibu punya Gubernur dan Walikota,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Ali Ghugunk/AdPim

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *