Butuh perhatian Pemkab Ketapang, Kondisi Jembatan Temblina Karya Mukti Desa Usaha Baru rusak parah dan rawan ambruk

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ketapang Kalbar – Salah satu Jembatan hasil pembangunan yang dapat dinikmati oleh masyarakat di kabupaten Ketapang kini dalam keadaan rusak dan rawan ambruk.

Jembatan Temblina Karya Mukti di Desa Usaha Baru, Sungai Temblina Hilir yang terbuat dari kayu kondisinya saat ini sudah lapuk bahkan membahayakan masyarakat yang melintas menggunakan jalan jembatan Roda dua dan Roda empat.

Kerusakan itu dipicu oleh seringnya truk yang melintasi jembatan dengan bobot yang cukup besar. Di sisi lain kurangnya pemeliharaan, dan kondisi jembatan ini,yang juga sudah mulai rapuh.

“Truk berbobot berat melintas jembatan ini, sebelumnya bermuatan Tandan Buah Segar (TBS) diduga milik PT. BGA dan PT. Artu, salah satu penyebab jembatan yang terbuat dari kayu itu mengalami patah dibeberapa bagian dan Berlobang,” ungkap warga sekitar saat bertemu dilokasi sekitar,yang tak mau disebutkan namanya.

Saat dihubungi tim media ini,Kepala Desa (Kades) Desa Usaha Baru, Gabriel Ganggang menuturkan,“Infrastruktur memang tanggung jawab pemerintah daerah, kita Desa mau menganggarkan lewat Add dan DD namun tidak ada posnya, untuk itu, kita perlu hati-hati dalam menggunakan anggaran Desa karena terbentur aturan.

“Semoga pemerintah cepat mencarikan solusi untuk masyarakat dan memperbaiki jembatan secepatnya. Apalagi, jembatan tersebut sebagai penghubung antara Desa dan antar kecamatan,diantaranya kecamatan Pemahan,Nanga Tayap,Sei Melayu Rayak,” terangnya, Kamis (10/9/2020).

Kades sangat mengharapkan jembatan penghubung antar desa ini mendapat perhatian Pemerintah Daerah, berikut juga harapan ini ditujukan kepada pihak perusahaan, sekiranya dapat ikut serta membantu memperbaiki jembatan yang sebelumnya pernah melintasi jembatan ini, setidaknya dapat membantu melalui (Corporate Social Responsibility) CSR, tutupnya.

 

 

Pewarta : Roy

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *