Waduh..!! Seorang Dokter Jaga di RSUD Mimika dikeroyok Warga

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Seorang dokter jaga di RSUD Mimika, Papua bernama Dr. Bobby dikeroyok oleh sejumlah Warga. Pengeroyokan dilakukan lantaran keluarga tak terima dengan seorang anak yang dinyatakan tak tertolong pasca tenggelam.

Aksi pengeroyokan berlangsung di ruang IGD RSUD Mimika, pada Sabtu, (12/9/20) sekitar Pukul 16:30wit.

Lucky Mahakena, Humas RSUD Mimika

Informasi yang dihimpun dari pihak RSUD Mimika menyebutkan,

Berawal dari seorang Anak berumur sekitar 3 tahun dinyatakan tenggelam dan dibawa ke RSUD Mimika dalam keadaan sekarat. Namun sesampainya di RSUD, nyawa dari sang Anak itu sudah tak tertolong.

Meski dinyatakan tak tertolong, pihak keluarga tetap saja memaksa Dr. Bobby untuk mengambil tindakan.

“Dokter hendak mengambil tindakan namun nyawa dari sang anak sudah tiada. Sehingga dokter mengatakan tak bisa tertolong lagi. Pada saat itu mamanya menangis dan keluarganya saat itu sekitar 6 sampai 7 orang langsung main brutal terhadap dokter,” kata Lucky Mahakena, Humas RSUD Mimika kepada MITRAPOL di Mapolsek Mimika Baru, Sabtu, (12/9).

Lucky menambahkan, atas insiden pengeroyokan itu, Dokter Boby mengalami pendarahan di area telinga dan lebam biru di bagian pelipis.

Pejabat Sementara (Pjs) Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Yongki Rumte

Pasca kejadian tersebut, Direktur RSUD Mimika, Dr. Anton Pasulu memintanya untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

“Kami lapor untuk mendapatkan keadilan, selain itu biar ada efek jera. Kami petugas medis hanya melaksanakan sesuai SOP,” ujarnya.

Dirinya menyayangkan aksi pemukulan terhadap seorang dokter.

“Sangat disayangkan, kenapa keluarganya langsung melakukan pemukulan brutal seperti itu. Seharusnya dibicarakan dengan baik. Kalau sudah terjadi pemukulan terhadap seorang dokter berarti sudah persoalan beda,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Pejabat Sementara (Pjs) Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Yongki Rumte membenarkan, saat ini kasus tersebut tangah ditangani dan meminta agar pelaku pengeroyokan segera menyerahkan diri ke pihak berwajib.

“Langkah-langkah saat ini, kami sedang BAP korban, untuk tersangkanya karena saat ini masih dalam keadaan berduka. Sehingga kami berusaha kordinasi dan komunikasi agar para pelaku dengan sendirinya lebih dulu serahkan diri, supaya kita selesaikan masalah ini,” tutupnya.

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *