Banjir terjang Sobang, 4 rumah warga terendam dan Jembatan Cimodene putus

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Hujan deras yang terjadi di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak Pada Jum’at (11/9/2020) mengakibatkan debit air kali Cimanuk atau Cimodene meluap.

Aliran kali Cimanuk atau Cimodene yang sebagian besar melintasi areal lahan sawah di dua Desa. Yakni, Desa Sinarjaya dan Desa Hariang mengalami luapan air cukup tinggi hingga merendam merusak lahan pertanian milik warga.

Pantauan mitrapol.com dari lokasi bencana banjir kali Cimodene di Kecamatan Sobang. Selain merusak lahan sawah luapan kali Cimodene juga merendam rumah dan majlis Ta’lim milik 1 Ustadz Ohim warga Kampung Cidikit tengah, Desa Hariang dan 3 rumah lainya milik warga Desa Sinarjaya.

“Yang kebanjiran rumah Ustadz Ohim sama Majlis, sawah pada rusak,” kata Jamadi Warga Kampung Cidikit Tengah.

Dilokasi lain, Seorang korban banjir kali Cimodene di Desa Sinarjaya, Sarda (40) mengaku jika rumahnya turut terendam banjir bersama dua korban lain merupakan tetangganya

“Disini 3 Rumah, Air cukup deras sampai tetangga saya dapur rumahnya roboh,” ujarnya.

Menyoroti dampak terparah atas kejadian banjir kali Cimodene ini adalah terputusnya akses Jembatan sehingga menghambat aktifitas warga.

Seperti dikatakan Herman, Tokoh masyarakat Kampung Karang Combong yang menerangkan, putusnya akses jembatan tentu akan membawa dampak kesulitan bagi warga dalam melakukan aktifitas masing-masing

Herman sangat berharap, Pemerintah Kabupaten Lebak segera turun dan memperbaiki jembatan yang roboh diterjang banjir

Meski demikian, warga Kampung Karang Combong kini telah melakukan upaya agar kendaraan roda dua (motor) tetap bisa melintas menggunakan alat seadanya

 

 

Pewarta : Ubay Pol.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *