Aktivitas TI Rajuk dialiran Sungai di Desa Puput kembali marak

  • Whatsapp

MITRAPOL,com. Bangka Tengah – Aktivitas Ti rajuk dialiran sungai Desa Puput tepat di bawah jembatan kembali marak dilakukan oleh masyarakat sekitar, dari pantauan di lapangan Sabtu (12/9/20) beberapa Ti rajuk dengan menggunakan pipa paralon yang ditancapkan ke tanah untuk mengambil pasir timah yang dilakukan oleh beberapa pekerja masyarakat sekitar sehingga membuat alur sungai menjadi sempit.

Kegiatan tambang tersebut dilakukan tidak jauh dari Jembatan Desa Puput, Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah, bahkan pertambangan Timah Ilegal tersebut dilakukan dialiran sungai tanpa rasa takut, dengan alasaan menembok atau menahan dinding agar tak mudah roboh dari terpaan air.

Saat dikonfirmasi tentang adanya Ti Rajuk yang dilakukan dialiran sungai bawah Jembatan Puput tepatnya berada di sekitaran rumah Pak Kades Puput Zulkarnen

Saat di komfirmasi prihal Ti rajuk ia mengatakan,”Saya rasa sangatlah baik dengan adanya Ti Rajuk tersebut, disamping orang bisa bekerja disaat ekonomi yang sulit seperti sekarang ini, distu juga dapat penataaan alur dari banjir,” imbuhnya

Saat di tanyakan siapa pemilik Ti Rajuk tersebut yang berada didepan rumahnya, Zulkarnaen menytakan,”saya tidak tahu sama sekali.”

Akan tetapi dari informasi masyarakat (yang tidak mau di sebut namanya) mengatakan bahwa pak Kades Zulkarnen yang meyuruh menambang di lokasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan kita masih meminta komfimasi ke pihak Kecamatan dan Kapolsek Simpang Katis terkait adanya temuan Ti Rajuk yang beroperasi dialiran sungai di desa Puput sehingga meyebabkan aliran sungai menjadi sempit bahkan tidak kemungkinan aliran dari pembuangan limbah tailing tersebut tidak berpungsi

 

 

Pewarta : TT

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *