Gawat…, LASKAR laporkan Toke Seu’um ke Kajati Aceh

  • Whatsapp
Ketua Umum LASKAR menyerahkan bukti-bukti dugaan KKN Walikota Langsa terkait Hutan Kota yang dikelola oleh PT.PEKOLA ke Kejati Aceh

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Yayasan Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (Yayasan LASKAR) melaporkan Walikota Langsa Usman Abdullah SE, yang akrab dengan panggilan Toke Seu’um atas dugaan telah melakukan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) bersama Zulfri ST.,MM.,MT, beserta para pengurus PT. Pelabuhan Kota Langsa (PT. PEKOLA). Rabu,(16/9). September 2020 ke Kejaksaan Tinggi Aceh.

Ketua Umum LASKAR,Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM.,SH, mengatakan bahwa tujuannya melaporkan indikasi KKN tersebut guna menyelamatkan uang Negara dan membantu Penegak Hukum melakukan pemberantasan KKN di Aceh ini, ungkapnya.

Masih ucap Ketum LASKAR, jika bukti-bukti yang LASKAR dapatkan sudah diserahkan semua kepada Kajati Aceh yang diterima langsung oleh ibu Handayani bagian penerimaan surat di Kejati Aceh pagi tadi.

Ketum LASKAR berharap dibawah kepemimpinan Kajati Dr. Drs. Muhammad Yusuf SH.,MH, yang baru dilantik beberapa bulan ini agar hukum dapat ditegakkan tanpa memandang siapapun itu, karena kebenaran harus berlaku adil terhadap semua lapisan masyarakat tuturnya.

Ketua Umum LASKAR, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM.,SH.

LASKAR sangat menaruh harapan besar kepada Bapak Kajati Aceh Dr. Drs. Muhammad Yusuf SH.,MH, dengan melihat rekam jejak digitalnya selama beliau bertugas dibeberapa daerah sebelum menjabat sebagai Kajati Aceh sangatlah baik dan hampir semua laporan dugaan KKN direspon dengan cepat tanpa “basa basi”, ujar Ketum LASKAR.

Ketua Umum LASKAR,Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH mengatakan jika laporannya ini untuk membuktikan kebenaran atas dugaannya terhadap KKN Walikota Langsa beserta Management Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dalam hal ini PT. Pelabuhan Kota Langsa (PT.PEKOLA) yang mengelola hutan kota Langsa dapat di “uji” secara hukum kebenarannya agar tidak menjadi fitnah di masyarakat, maka dari itu kita “uji” di Kejati Aceh ucapnya.

LASKAR akan terus mengawal permasalahan ini sampai tuntas di “meja hijau” demi tegaknya Hukum di Aceh yang terkenal dengan syariat Islamnya itu, tutup Teuku Indra Ketum LASKAR.

 

 

Red

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *