Terima bantuan Provinsi, Enam BUMDes di Ulujami komitmen majukan ekonomi kawasan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah komitmen memajukan ekonomi kawasan di desa terus digenjot. Salah satunya dalam bentuk Bantuan Provinsi (Banprov) yang diberikan kepada enam desa di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.

Bantuan Provinsi senilai Rp 50 juta untuk masing-masing Desa ini akan di masukan dalam bentuk saham dan rencananya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Rukun Makmur Kecamatan Ulujami.

Enam Desa yang mendapat Banprov adalah Desa Pesantren, Desa Mojo, Desa Blendung Desa Kertosari, Desa Kaliprau, dan Desa Tasikrejo. Penilaian dan kriteria desa-desa yang mendapat Bansos ditentukan langsung Pemprov Jateng. Salah satu persyaratan yang utama adalah Perdes kerjasama antardesa dan Kecamatan Ulujami adalah salah satu wilayah di Kabupaten Pemalang yang memenuhi persyaratan itu.

Hal tersebut disampaikan Sardiyan Direktur BUMDes Bersama Rukun Makmur, dalam agenda penandatanganan nota kesepakatan penyertaan modal dari 6 Desa dilakukan sore ini, 15 September 2020 di kantor Bumdesma Rukun Makmur Kecamatan Ulujami.

Hadir dalam agenda penandatanganan nota kesepakatan modal antara lain, Dispermades Pemalang yang diwakili oleh Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Triyatno Yuliarso, S. IP. MP., Camat Ulujami Drs. Yanuar Nitbani, Tim Pendamping Desa Kecamatan Ulujami, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Ulujami, dan ke 6 Kepala Desa Penerima Banprov tahun 2020.

Sardiyan menyampaikan, penyertaan modal yang ditandatangani bersama hari ini sebagai langkah awal pembangunan kawasan pedesaan di wilayahnya tersebut.

“Sebagaimana arahan dari Pemprov disituasi saat ini, kita akan alokasikan modal bersama ini, 75 persen untuk penguatan pangan dan sisanya untuk memajukan perekonomian kawasan, “ujarnya.

Target yang akan diprioritaskan oleh Bumdesma Rukun Makmur dalam waktu dekat adalah jual beli kebutuhan pokok, dan perikanan. Wilayah Ulujami sendiri memang sudah dikenal sentra produksi perikanannya terutama untuk bandeng dan udang.

“Untuk perikanan kami telah membangun rumah produksi pengolahan ikan bandeng di Desa Blendung, dan salah satu produknya yang kami andalkan adalah Salai Bandeng, atau kita kenalkan dengan merek ‘Bandeng Salto’. Dan saya yakin ini satu-satunya di Indonesia, ini yang akan kami kembangkan,” imbuhnya.

 

 

Pewarta : Rizqon Arifiyandi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *