Ungkap kasus curat, Polsek Delta Pawan Ketapang gelar konferensi pers

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ketapang Kalbar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota kecamatan Delta Pawan kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, menggelar konferensi pers di Halaman kantor Polsek Kota, pada Kamis ( 17/9 ). Digelarnya acara konferensi pers untuk menyampaikan keberhasilan mengamankan 2 orang tersangka dalam kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono, melalui Kapolsek Kota Delta Pawan,IPTU Chandra Wirawan mengatakan, Dimulai dari laporan warga atas nama Harry Suharyoko, S.H yang diterima Polsek Delta Pawan dengan nomor laporan : LP / 286-B / IX / RES.1.8 / KALBAR / Res.Ktp / Sek Delta Pawan, tanggal 06 September 2020.

Dalam laporan tersebut, di terangkan oleh pelapor sekaligus korban bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian di rumah pelapor yang beralamat di Jalan P. Bandala Perum Darussalam 3 No.6 RT 028 RW 010 Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang pada tanggal 5 September 2020 sekitar pukul 21.30 Wib.

Kapolsek Delta Pawan,IPTU Chandra Wirawan mengatakan,”Berdasarkan laporan tersebut,tim tindak Polsek Delta Pawan langsung melakukan penyelidikan. Tidak sampai 24 jam, atau tepatnya pada hari minggu tanggal 06 september pukul 21.00 wib, tim berhasil membuat terang kasus ini dengan mengamankan 1 orang pelaku berinisial MT yang diamanakan di rumahnya di Jln Gajahmada Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang,” ucapnya.

Chandra melanjutkan,”Dari tangan pelaku berhasil kita amankan semua barang bukti hasil kejahatan. Saat dilakukan pengembangan kasus ini, kita dapatkan informasi bahwa ada 1 pelaku lagi yang berinisial FR yang juga terlibat dalam kasus ini. Kita lakukan penyelidikan di lapangan dan pada hari rabu kemarin tanggal 16 september 2020 pada pukul 16.00 wib, dapat kita amankan pelaku FR,” terangnya.

Lanjut Chandra , untuk tersangka pertama kasus Curat, kita telah amankan Inisial MT (30) tepatnya pada hari minggu (6/9) sekitar pukul 21.00 WIB di kediamannya yang terletak di Desa Sukabangun.

“Untuk tersangka MT,sebelumnya penangkapan kita beri tembakan karena berusaha melarikan diri, dan dari tersangka MT, kita berhasil mengamankan semua barang bukti hasil kejahatan dan diketahui ada keterlibatan satu tersangka lain, yakni FR yang juga berhasil kita amankan pada Rabu 16/9/2020 sekitar pukul 16.00 WIB di kediamannya di Kelurahan Kauman,” terangnya.

Chandra menambahkan, kedua pelaku merupakan residivis yang sudah beberapa kali keluar masuk penjara dengan kasus tindak pidana yang sama bahkan tersangka MT, baru keluar dari penjara pada 17 Agustus lalu.

“Saat ini kami masih melakukan pengembangan karena masih ada satu pelaku yang masih dalam pencarian,” tegasnya.

“Untuk barang bukti sudah kita amankan nanti setelah proses sidang selesai maka bisa dikembalikan kepada pemilik,dan untuk Kedua pelaku ini akan kita jerat dengan pasal Tindak Pidana Pencurian dgn pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP, tuturnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi satu diantara tersangka, MT (30) mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tersebut, diakuinya dirinya terpaksa melakukan pencurian akibat kebutuhan ekonomi.

“Saya menyesal, ini dilakukan sebab keperluan ekonomi, anak saya sudah 2 namun tidak ada kerjaan sebab pasca keluar penjara mau cari kerjaan tidak dapat akibat pandemi Covid,” akunya.

MT mengaku kalau dirinya sudah 4 kali melakukan pencurian dan baru bebas penjara pada 17 Agustus kemarin karena mendapat asimilasi, ucapnya.

 

 

Pewarta : ROY

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *