Pilkada di Humbahas, gerakan kolom kosong lawan elit politik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Humbahas Sumut  – Pilkada Humbang Hasundutan (Humbahas) 2020 hanya akan diikuti satu pasangan calon (calon tunggal), yakni Dosmar Banjarnahor-Oloan Paniaran Nababan. Pasangan petahana yang diusung 6 parpol besar pemilik kursi di DPRD Humbahas tersebut nantinya akan melawan kolom kosong.

Kekecewaan atas terjadinya calon tunggal di Pilkada Humbahas 2020 memunculkan gerakan kotak kosong yang digaungkan para toko masyarakat di kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara tersebut.

Ketua Harian Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan, Jhonsar K. Lumbantoruan menegaskan, gerakan kotak kosong harus bisa menunjukkan perlawanan publik terhadap kepentingan elite politik. Menurutnya, smua elemen masyarakat kecewa dengan kondisi calon tunggal ini.

“Kita melakukan konsolidasi, menyamakan persepsi, mempertautkan suasana kebatinan rakyat yang kecewa untuk dikonsolidasikan menjadi sebuah gerakan moral,” katanya kepada awak Media, Jumat (18/9/2020).

Dia menegaskan bahwa gerakan kotak kosong ini ditujukan untuk melawan kesewenang-wenangan elite partai. Sebagai langkah untuk mengefektifkan gerakan moral ini, sudah terbentuk sebuah lembaga yang disebut dengan Forum Peduli Demokrasi Humbahas. Forum ini nantinya akan membentuk simpul-simpul organisasi yang hingga ke tingkat TPS. Tugasnya untuk mensosialisasikan tentang urgensi memenangkan kolom kosong di Pilkada 9 Desember nanti.

“Kita sangat Optimis. Sebab kekecewaan rakyat kepada petahana sudah terakumulasi dengan kegagalan petahana memimpin Humbahas selama hampir 5 tahun ini, dan sikap arogansi petahana memborong parpol. Kekecewaan masyarakat tidak bisa dibendung dengan apapun. UU PIlkada yang memberikan peluang bagi pemilih yang kecewa untuk menyalurkan aspirasi politiknya kepada kotak kosong akan benar-benar dimanfaatkan masyarakat pada Pilkada kali ini,” ucap Jhonsar.

Lebih mudah untuk memenangkan Pilkada, pasangan calon tunggal haruslah meraih suara minimal 50% ditambah satu berdasarkan peroleh suara sah. Lantas, seberapa besar peluang calon tunggal memenangkan perhelatan Pilkada nanti?

Ketua DPD Partai NasDem Humbahas, Marganti Manullang, mengatakan,dengan koalisi 6 partai, calon tunggal melawan kolom kosong, maka perjuangan akan lebih mudah.

“Meski lawan kolom kosong, bacalon yang diusung oleh partai kita (NasDem) harus juga melakukan konsolidasi dan kampanye untuk mengenalkan visi misi,” katanya.

Ditanya terkait seberapa optimis calon tunggal memenangkan perhelatan pilkada nanti, Wakil Bupati Humbang Hasundutan periode 2005-2015 ini berpendapat,dalam politik itu tidak ada yang tidak mungkin.

“Kalau masalah itu, saya tidak berani mengatakan.Kita serahkan pada Tuhan,” ucapnya.

 

 

Pewarta : FP

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *