Lestarikan budaya Cirebon, Group Tarling Guna Muda Entertainment siap tampil beda

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon Jabar – Tarling adalah salah satu bentuk kesenian yang berkembang di wilayah pesisir pantai utara Jawa Barat, terutama di wilayah Cirebon dan Indramayu.

Nama tarling diidentikkan dengan nama instrumen Gitar dan Suling serta istilah Sing Nelatar Kudu Eling Eling Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Eling terhadap tanah kelahirannya.

Salah satu kelompok yang terus mempertahankan dan mengembangkan kesenian khas Cirebon ini adalah Grup Tarling Guna Muda asal desa Pegagan Kidul Kecamatan kapetakan Kabupaten Cirebon.

Dibawah pimpinan Misro Sonjaya, Grup Tarling Guna Muda kini semakin populer, walaupun masih kurang ketertarikan para remaja di wilayah setempat untuk belajar memainkan musik tradisional khas Cirebon atau biasa disebut Tarling Cirebonan ini.

Berbekal keyakinan dan jiwa semangat muda, seni musik Tarling terus dilestarikan oleh Misro Sonjaya, Tarling dengan ciri khas alat musik Gendang dan Gitar serta Gong, ditambah Suling dan Gitar, dengan perpaduan alat alat musik tradisional ini melantunkan suara merdu dan energik untuk dinikmati hingga bisa membuat orang ingin berjoget riang gembira.

Misro Sonjaya Pimpinan Organ Tarling guna muda menjelaskan,”Dirinya mulai mengenalkan musik Tarling Cirebon sejak 2011 silam. Adapun arti dari Guna Muda yakni, berguna bagi anak anak muda.

Pada Tahun 2011 silam, kami hanya tampil empat kali, perdana di desa Dadap Lama, dan Desa Pegagan Lor, serta di desa Pegagan Kidul, terakhir di desa Kapetakan.

Selain tampil di acara giat desa, Group musik Tarling Guna Muda juga pernah tampil di Festifal di Alun-alun Palimanan dan mengisi acara peringatan 17 Agustus di Gor Ranggajati Sumber, ungkapnya.

Menurutnya, selama ini kesenian hasil karyanya terus menerus ditampilkan di youtub guna mendorong para anak anak muda untuk menncintainya, karena selama ini karya yang ditampilkannya seolah olah terabaikan dan tidak ada dorongan dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah, hingga kini, beberanya.

Ia berharap agar kreasi kesenian hasil karya dari Organ Tarling Guna Muda ini ada yang mendukung atau maupun menyupportnya sehingga dapat membantu bersama sama untuk bisa terus dikembangkan kepada para generasi muda, karena selama ini kami terbentur dengan keaadaan donatur sedangkan pemerintah desa setempat maupun daerah hingga kini juga tidak perna ada perhatian khusus untuk mendukung kelestarian kesenian music Tarling Cirebonan ini, keluhnya Misro Sonjaya.

diharapkanya, Kepada Pemerintah daerah maupun pusat agar kiranya bisa mendukung dan membantu semua kesenian yang berada di wilayah kabupaten cirebon ini agar kedepanya tidak punah dan tertinggal zaman, karena generasi muda lebih tertarik dengan music music modern,” untuk itu kami akan terus berusaha dalam mempertahankan kelestarian kesenian ciri kahas daerah kami ini,”Ungkap Misro Sonjaya Pimpinan Organ Tarling Guna Muda Yang mempunyai Ciri khas Suara Terpesona.

Kendati demikian, ia juga mengaku sudah bisa menciptakan 8 buah lagu lagu cirebonan hasil karya ciptaanya sendiri, bahkan dia sudah merilis hampir 30 buah lagu, akan tetapi selama ini kami tidak adapun yang mendukung, karena di zaman sekarang ini semuanya butuh administrasi untuk membuat lagu maupun masuk dapur rekamannya, sehingga ini perlu diperhatikan oleh pemerintah agar kedapanya kesinian ini tidak punah.

Bahkan ia juga mengaku untuk membuat dapur rekaman shoting lagu, ia harus rogoh kocak admistarasi sendiri, alhamndulillah baru 8 buah lagu sudah terbit hingga viral diyoutub. Semoga lagu hasil ciptaanya dapat diterima oleh masyarakat luas.

Ia juga beralasan bahwa dirinya lebih menyukai musik tradisional Cirebon ini karena senang dengan lantunan suara Gamelan maupun Gong yang ditabuh berpadu dengan Gendang dan Gitar serta serulingnya yang berbahan bambu yang membuat suara merdu dan klasik.

Karena pendiri pendahulu sudah tidak ada lagi, sehingga kami tergugah untuk terus yakin dan tetap bersemangat maju terus berkarya kedepanya, siapa lagi klo bukan kita yang meneruskan, pungkas Misro Sonjaya

 

 

Reporter: Darto

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *