Surat Pokja Covid-19 beredar di Medsos jadi Polemik, Pemda Mimika Minta Maaf

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, Papua melalui Wakil Bupati, Johannes Rettob, S.Sos,.MM menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Masyarakat Mimika atas beredarnya Surat Edaran dari Kelompok Kerja (Pokja) Covid-19 Kabupaten Mimika Nomor 443.2.5/4892 tentang pencegahan pengendalian dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Wabup mengutarakan, Surat Edaran yang ditandatangani Yosias Lossu selaku Wakil Ketua Pokja Covid-19 Mimika tersebut menuai kebingungan ditengah masyarakat dan menjadi polemik dimana sudah menjadi pembicaraan di media sosial.

Atas kejadian tersebut, sebagai Wakil Bupati, dirinya mewakili Pemerintah Daerah Mimika menyampaikan permohonan maaf kepada Masyarakat.

“Sebagai Wakil Bupati, atas nama Pemerintah Daerah Mimika, saya minta maaf kepada seluruh masyarakat atas surat yang beredar dan membuat masyarakat bertanya-tanya. Ada yang bertanya kenapa belum ada kesepakatan bersama tapi tiba-tiba sudah ada edaran dari Pokja,” kata Johannes Rettob saat jumpa Pers di Timika, Rabu, (23/9/20) malam.

Wabup menegaskan, Surat Edaran tersebut sampai saat ini belum disepakati Forkopimda Mimika untuk ditetapkan secara administratif dan ditandatangani bersama agar menjadi instruksi bupati. Bahkan hingga saat ini beberapa poin yang tertuang didalam edaran tersebut masih menjadi perdebatan dikalangan Forkopimda.

“Sebenarnya, surat itu hanya untuk dikonsumsi internal dan masih dibahas oleh forkopimda untuk disepakati dan ditetapkan untuk menjadi instruksi bupati. Yang kami kaget tiba-tiba sudah diedarkan. Sehingga saya minta maaf kepada masyarakat,” pinta Wabup Jhon.

Terkait bagaimana kelanjutan Pemberlakuan Protokol Covid-19 saat ini. Dirinya menyatakan tim Pokja Covid-19 mulai besok akan turun lapangan untuk mengawasi protokol kesehatan secara langsung terhadap masyarakat pada saat melakukan aktifitas.

“Mulai besok Tim Pokja turun di tempat-tempat tertentu untuk mengawasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Dan kita lakukan penindakan,” ujarnya.

Wakil Bupati juga dalam kesempatan itu mewakili Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih kepada aparat TNI-Polri yang selama ini telah mengawasi dan melakukan berbagai himbauan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Timika.

Kepada Masyarakat, Wabup juga mengimbau agar menaati dan menjalankan Instruksi Bupati yang telah disepakati Forkopimda yang dimana masih diterapkan dimasa penerapan new normal tahap ke-empat saat ini.

Diketahui, sebelumnya beredar Surat Edaran berkop Kelompok Kerja (Pokja) Covid-19 di Media Sosial dan menjadi pembicaraan masyarakat. Isi didalam surat tersebut mengatur pembatasan aktifitas masyarakat beserta sanksinya. Warga Mimika pertanyakan hal ini lantaran menurut mereka belum ada kesepakatan dan ketetapan yang diambil oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *