Dalam 4 hari, tercatat ada 388 pelanggar protokol kesehatan di Kota Metro

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro mencatat jumlah kasus pelanggaran protokol kesehatan sejak diberlakukannya Perwali No 39 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19, sejak tanggal 21 hingga 24 September 2020 mencapai 388 kasus.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Metro Imron mengatakan, penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 dilakukan sejak tanggal 21 sampai dengan tanggal 24 September 2020.

“Dimana Penanggung jawab kegiatan tersebut dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro,” ujarnya, Senin (28/09/2020).

Lanjutnya, untuk data pelanggaran pada tanggal 21 September sebanyak 67 pelanggar yang tidak menggunakan masker. Pada tanggal 22 September sebanyak 181 pelanggar tidak menggunakan masker dan 1 lokasi penutupan caffe, yang menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Sementara pada tanggal 23 September terdapat 72 pelanggar yang tidak menggunakan masker. Dan tanggal 24 terdapat 62 pelanggar yang tidak menggunakan masker. Dengan jumlah pelanggar selama 4 hari sebanyak 388 pelanggar dan 1 caffe ditutup sementara selam 14 hari. Sedangkan jenis sangsi berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya, membersihkan fasilitas umum dan mengucapkan Pancasila,” terang Imron.

Imron juga memaparkan jenis pelanggaran yang mendapat sangsi, diantaranya tidak menggunakan masker, tidak menerapkan social distancing, tidak menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan, pengendaran roda 2 tidak menggunakan masker dan kendaran pribadi berpenumpang kurang lebih 50%.

Dalam rangka memberikan efek jera, Satpol PP Kota Metro juga menyiapkan rompi khusus untuk dipakai para pelanggar yang tidak memakai masker ketika diberikan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas publik.Tim terpadu yang dilibatkan dalam penertiban protokol kesehatan, meliputi dari Satpol PP, Polres, Kodim, Dishub dan Dinkes Kota Metro.

Dengan adanya penegakan aturan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan menjadi lebih tinggi.

(Pewarta : MM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *