Syarifuddin Tahir: Tangkap dalang aksi penyerangan tokoh agama Indonesia

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Menanggapi Bermunculannya berbagai kasus serangan terhadap ulama dan pemuka agama dibalik kasus kasus penganiayaan terhadap ulama yang terjadi belakangan ini sangat lah memprihatinkan dan sangat meresahkan, dalam satu bulan belakangan ini kejadian seperti yang dialami ulama Syekh Ali Jaber kemudian ulama kharismatik KH Abuya KH Ucy Tanggerang Banten juga sebelumnya yang pernah kita dengar yang sangat disayangkan seharusnya ini tidak terjadi berulang-ulang kembali dengan ulama Indonesia.

Ketua umum DPP LPRI Syarifuddin Tahir ,SE,ST,MM angkat bicara saat disambangi mitrapol mengenai kasus ini diJakarta , Rabu ( 30/9 2020) bahwa,” dengan tegas”DPP LPRI mengecam keras ,mengutuk dan mendesak pemerintah dan kepolisian Republik Indonesia untuk.bersikap profesional dan adil menindak tegas pelaku kejahatan pemuka tokoh agama diseluruh Indonesia,apa lagi pelaku penyerangan kerap dinyatakan mengalami gangguan jiwa menurut bung syarif sangat tidak masuk akal sehingga dapat lepas dari jerat hukum nantinya.

Bung Syarif panggilan akrabnya, pelaku harus ditangkap dan diberikan hukuman setimpal untuk menimbulkan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang lagi tegasnya.

Apabila pihak penegak hukum tidak bisa mengambil langkah2 tegas kepada pelaku yang berpura2 gila atau stres,maka jangan salahkan masyarakat yang akan mengambil langkah tegas dengan menghukum pelaku langsung di tempat,Tokoh-tokoh agama islam yang kita banggakan dan kita cintai,harus kita lindungi dari semua aspek kejahatan yang tertujuh pada pemuka agama islam.

Kami DPP LPRI akan membuat pasukan khusus GARDA PEMBELA ISLAM apa bila masih terdapat kriminal- kriminal yang ingin merusak republik ini.Kami DPP LPRI sebagai GARDA terdepan bersama GARDA BELA NEGARA NUSANTARA ( GBNN),yang selalu setia kepada PANCASILA dan NKRI harga mati bagi kami,selalu maju di depan bagi siapa saja yang ingin memecah belah bangsa dan umat beragama di bumi ibu pertiwi ini akan berhadapan dengan LPRI serta GBNN.

NKRI dan PANCASILA sudah bulat dan tidak ada lagi yang boleh mengantikan dengan yang lain.

Sekarang tugas kita sebagai generasi muda bangsa dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dari sabang sampai merauke harus bisa membantu pemerintah untuk mempercepat pembangunan dari desa ke kota,agar perekonomian bisa berjalan dengan baik…jangan pembangunan dari kota ke desa…kalau dari kota kita membangun kinstruksi maka pertumbuhan ekonomi rakyat tidak akan berkembang.

Semoga bangsa kita yang kaya dan besar ini bisa membawah pemimpin yang lebih baik kedepan..pemimpin yang bisa mengayomi semua elemen bangsa,pemimpin yang bisa sejahtera kan seluruh rakyat Indonesia dan pemimpin yang selalu memberikan rasa aman bagi seluruh eleman anak bangsa dr sabang sampai merauke.jangan ada lagi pemuka agama yang terancam atau teraniaya oleh orang-orang yang ingin merusak bangsa ini.

Kami akan selalu siap,LPRI dan GBNN akan selalu hadir apabila negara dan ulama memanggil kami ucap tokoh muda asal Indonesia timur ini.Tegas dan lugas atas masukan2 bung syarif.

Di akhir pengujung kata beliau berpesan untuk semua generasi muda untuk selalu cinta negeri ini,cintai ibu pertiwi kalian yang sudah membesarkan kalian. wasalam (*)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *