Anton Carliyan hadiri Milad ke 387 Karawang dengan tema Ngaruwat Getih Karawang

  • Whatsapp

MITRAPOL com, Karawang – Memperingati Hari jadi ke 387 Karawang,  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lodaya menggelar acara Tradisi Ngaruwat Getih Karawang. Kamis (1/10).

Dengan mematuhi protokol kesehatan Covid 19, yaitu menerapkan 3M, acara yang di  pusatkan di Goa Dayeuh, Ds Tamansari Pangkalan, Karawang berlangsung dengan sukses.

Dilaksanakan malam hari, dalam acara Ngaruwat Geutih Karawang digelar Wayang Golek dan seni budaya khas Karawang lainya.

Acara sendiri sengaja dilaksanakan di daerah pinggiran kota, dengan maksud agar Perayaan HUT Karawang kali ini bisa dinikmati masyarakat pedesaan.

Dalam kesempatan acara ini hadir salah satu tokoh Nasional pemerhati budaya, Irjen pol (P) DR. Dr. H. Anton Charliyan Mpkn yang juga mantan Kapolda Jabar dan Kadiv Humas Polri, yang biasa dipanggil dengan sapaan Abah Anton.

Dalam sambutannya, Abah Anton menyampaikan bahwa Karawang adalah sebuah wilayah yang punya nilai strategis, unik dan multi complek di tatar Sunda ini.

Karawang merupakan Kota Tua yang bersejarah, yang dibuktikan dengan ditemukanya Candi Jiwa,  sebagai Candi Tertua di Nusantara yang berada di Desa Batujaya, Cilamaya, Karawang.

Candi Jiwa merupakan sebuah Candi peninggalan Tarumanagara pada abad ke 4 M, yang diketahui lebih tua dari candi Dieng di Jawa Tengah, teridentifikasi dibangun pada abad ke 8, yabg selama ini dianggap sebagai Candi tertua di Indonesia.

Lanjut Abah Anton, Karawang juga merupakan Kota Religius, karena Pesantren tertua di Indonesia pun berawal dari Karawang dari Syech Quro sekitar Tahun 1428. Pesantren tersebut telah ada sebelum para Wali datang ke Nusantara.

Karawang juga dikenal sebagai Kota Perjuangan, dengan adanya peristiwa Rengas Dengklok. Tidak akan ada Deklarasi Prolamasi 17 Agustus 1945, tanpa adanya Peristiwa Rengas Dengklok.

Selanjutnya, Karawang juga merupakan Kota Seni dan Budaya, Kota tempat lahirnya Seni Tari Jaipongan, makanya Karawang lebih populer dengan julukan Kota “Goyang Karawang”.

Selain Kota seni dan budaya, Karawang juga merupakan Kota Dagang dan Industri juga Pertanian, dari dulu Karawang dikenal sebagai wilayah Lumbung Padi di Jawa Barat. Sekarang Karawang merupakan Kawasan Industri Strategis Nasional.

Semua itu sesuai dengan sinonim nama Karawang yaitu, Karo Uang atau Sarang Uang, yang artinya Gudang Uang, banyak uang atau sebagai tempat yang baik untuk mencari Uang dan mencari Rezeki, pungkas Abah Anton.

Dalam kesempatan ini turut hadir, Sekda Karawang Drs H Acep Jamhuri mewakili Bupati,  Wa Henhen dari Jagabaya Lingamanik, Para tokoh budaya dan pemuda Karawang.

Sekda Karawang Drs H Acep Jamhuri yang mewakili Bupati menyampaikan spresiasi yang tinggi kepada LSM Lodaya, yang di Ketuai oleh Kang Nace Permana SE S.kom, yang telah Sukses menggelar acara Ngamumule seni Budaya leluhur Sunda, semoga ke depan, Karawang bisa menjadi sebuah kabupaten terdepan yang ada di Jabar, pungkasnya.

 

 

Red

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *