Warga Desa Cijeruk tuding pengelola kawasan Modern ingkar janji terkait hasil rapat terpadu

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Serang – Masyarakat yang tinggal di kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin Kabupaten Serang, Banten, menuntut hasil rapat terpadu pengelola kawasan modern yang sudah ditandatangan bersama di atas materai enam ribu, Kamis (1/10/2020).

Antara pihak pengelola Modern dan masyarakat setempat yang terkena dampak limbah dari kawasan modern.

Saat di temui awak media, Kamis (1/10/2020), masyarakat kampung kemuning desa Cijeruk menuntut hasil rapat terpadu pengelola kawasan modern sebagai berikut:

1. Pengelola kawasan modern akan melakukan pengawasan insentif dengan melibatkan DLH dan unsur perwakilan Forum masyarakat Cijeruk (FMJ) terhadap perusahaan yang membuang air limbah ke saluran drainase kawasan (sungai cikambuy) Terhitung mulai 27 Desember 2017.

2. Pengelola kawasan modern akan melakukan normalisasi dan penataan bantaran sungai cikambuy dalam teknis pelaksanaannya melibatkan masyarakat desa Cijeruk akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Januari 2018 sampai dengan selesai.

3. Pengelola kawasan akan melaksanakan konfensasi kepada masyarakat dalam bentuk penyediaan air bersih, pembuatan sumur bor, pembangunan RUTILAHU , pelayanan kesehatan gratis,serta bantuan pembangunan mesjid dan musolah.

4. Pengelola kawasan akan membangun IPAL terpadu kawasan di tahun 2018.

5. Pengelola kawasan akan membangun saluran pipanisasi untuk menyalurkan effluent IPAL ke sungai Ciujung.

“sampai sekarang IPAL belum di buatin sama pengelola kawasan modern, mana janji orang modern sekarang udah tahun 2020,” ucap salah satu warga.

Beberapa media dari media online dan cetak pada hari Kamis jam 11 , tanggal 1 Oktober 2020, mendatangi kantor modern cikande industrial estate di kawasan modern, meminta konfirmasi dari pihak pengelola kawasan,dari pihak pengelola modern belum bisa di temui.

“Pak Fauji dari pihak Moderen enggan menemui wartawan di saat mauh konfirmasih oleh beberapa media online dan cetak. masalah perjanjian antara Perusahaan dan warga cijeruk.cuman staf nya pak fauji yang menemui beberapa wwartawan dan mengatakan pak fauzi tidak ada di tempat lagi mengurus perizinan.staf tersebut di tanya lebih lanjut oleh beberapa wartawan, engga bisa menanggapi, apa yang bapak sampaikan, titip no hp aja pak, nanti di telpon,” ucap Friska staf pak fauji

(Ismail)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *