Dari Ketapang Kalbar, PT. AAI Cargill Grup ekspor 3500 Ton CPKO ke Pasir Gudang Malaysia

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ketapang Kalbar – Perkembangan pembangunan di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, dari segala bidang semakin terlihat. Tidak terkecuali dalam bidang Perkebunan Kelapa Sawit.

PT. Andes Agro Investama (AAI) anak perusahaan dari Cargill Tropical Palm  Cargill Group telah berhasil mengekspor sebanyak 3500 Ton Crude Palm Kernel Oil (CPKO) ke Pasir Gudang Malaysia. CPKO merupakan hasil olahan turunan dari buah Kelapa Sawit.

Peresmian Ekspor Perdana CPKO PT. Andes Agro Investama (AAI) Cargill Group, di Kelampai Jetty Kendawangan kabupaten Ketapang, Jumat, (2/10).

Dimana dalam kata sambutannya, Hery Suryono menyampaikan,”Dalam masa Covid-19 yang melanda dunia saat ini, dimana sektor perekonomian dunia termasuk Indonesia. Indonesia ini sudah masuk dalam resesi pertumbuhan ekonomi minus 2 poin 9 persen hingga minus 1 persen, mengingat industri sawit merupakan termasuk kebutuhan pokok,sejauh ini ekspor CPKO industri sawit masih bisa bertahan dan sempat mengalami pelemahan yang sangat singnifikan di awal 2019,namun diakhir 2019 mulai membaik,” ucapnya.

Lebih lanjut,”Pada tahun 2020 awal terjadi penurunan ekspor, semoga diakhir tahun ini mengalami kenaikan dan mulai pulih kembali,karena menurutnya PT.AAI merupakan salah satu perusahaan Cargill dan berusaha untuk tetap oftimis dan antusias dalam melihat peluang ditengah kesulitan yang kita hadapin,salah satunya dengan kegiatan ekspor CPKO,” paparnya.

Hery menambahkan,”Kami akan terus berusaha bersama pemerintah menjaga keberlangsungan kinerja ekspor yang mengalami kelonjakan pada masa pademi covid-19 ,sikap oftimisme ini lah yang menjadi dasar dan kita manfaatkan sebagai salah satu produsen kelapa sawit diketapang ini,kegiatan ekspor perdana CPKO PT.AAI Cargill Group,kami awali dengan mengekspor ke Pasir Gudang Malaysia dan kami akan konsisten terus meningkatkan volume pertahun nya dan kami yakin dan oftimis dapat mencapai target tersebut ketahun berikutnya,” tutupnya.

Saat digelar peresmian ekspor perdana CPKO PT.Andes Agro Investama ini, turut dihadiri Pejabat Pemerintah Daerah kabupaten Ketapang,melalui,Sekda ketapang,Dirjen Bea Cukai, Kepala Bea Cukai Ketapang, Kejari, epala Imigrasi, Dishub, Disbun, BPKAD, Syahbandar, Kepala Desa dan tamu undangan Lainnya.

Pemberangkatan kapal tanker pemuat CPKO ini dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Heronimus Tanam pada hari jumat 2 Oktober 2020. Bertempat di pelabuhan milik PT.Andes Agro Investama (AAI ) di Kelampai Jetty Bulking Station Kecamatan Kendawangan kabupaten Ketapang Kalbar.

Dalam sambutan pelepasan Perdana CPKO ini,Sekda Ketapang. Heronimus Tanam menyampaikan, Ekspor perdana CPKO PT. AAI Cargill Group, di pelabuhan kelampai Desa Kedondong Kendawangan.

Lanjutnya,”Berdasarkan rencana makro pembangunan perkebunan provinsi Kalimantan Barat,tahun 2014-2034 diarahkan untuk komoditi perkebunan kabupaten Ketapang seluas 1.108000 Hektare,jadi cukup besar,
khusus komoditi kelapa sawit telah diterbitkan ijin usaha perkebunan ( IUP ) seluas 778,799,31 Hektare,” terangnya.

Heronimus Tanam menambahkan,”Dari 75 perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta ada 30 perkebunan sudah memilikki Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) Dengan jumlah kapasitas pabrik terpasang 1700.15 ton,TBS per jam dan jumlah kapasitas pabrik terpakai 1400.30 ton TBS perjam,” paparnya.

Menurutnya, tanaman Kelapa Sawit merupakan komoditis strategis nasional, produk olahan Kelapa Sawit sangat berperan dalam kehidupan sehari hari dari kebutuhan pangan sampai bahan bakar, dengan demikian sudah dapat dipastikan tanaman kelapa sawit jadi salah satu penggerak perekonomian nasional secara khusus daerah dan perkebunan kelapa sawit berperan strategis membangun daerah khususnya kabupaten Ketapang, terang Sekda Ketapang.

Lebih jauh dia menyampaikan, perlu diketahui bahwa pemerintah saat ini, sedang menggalakkan program Bahan bakar nabati, yang terdiri dari Bioset, Biodisel, Butanol dan minyak Nabati Murni yang merupan produk turunan dari CPKO.

“Program ini mulai diberlakukan mulai Januari 2016,sesuai peraturan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,Nomor 12 Tahun 2015,Tentang perubahan ke 3 atas peraturan menteri ESDM nomor 32 Tahun 2008,tentang penyediaan memanfaatkan dan tata niaga Bahan Bakar Nabati,sebgaia bahan bakar lain,” tambah Sekda.

Acara peresmian ekspor perdana CPKO PT. Andes Agro Investama (AAI) Cargill Group ditutup dengan pemotongan Pita dan pelemparan Kendi ke Kapal Tanker sebagai tanda pelepasan ekspor perdana ke Pasir Gudang Malaysia.

Ekspor perdana CPKO PT. AAI Cargill Group, sangat diapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat hal ini disampaikan oleh Plt. Bupati ketapang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang.

 

 

Pewarta : ROY

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *