Jelang HUT ke-75 TNI, Satgas Pamtas Yonif 623/BWU terus aktif cerdaskan anak bangsa diperbatasan negara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kaltara – Di tengah maraknya Pandemi Covid-19, Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-75, pada tanggal 5 Oktober 2020 yang akan datang.

Seluruh prajurit TNI baik Angkatan Darat, Laut dan Udara akan merayakannya dengan segala keterbatasan akibat dampak dari virus corona.

Namun tidak semua prajurit bisa merayakannya, Dua Prajurit TNI dari Angkatan Darat, Praka Kipli dan Pratu Bimantara personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 623/BWU dari Pos Sei Ular di Desa Sekaduyan Taka, Simanggaris, Kabupaten Nunukan, probensi Kalimanta Utara tetap harus bertugas.

Praka Kipli dan Pratu Bimantara harus mendatangi rakyat binaannya, khususnya anak- anak yang ada diperbatasan yang mengalami kesulitan belajar akibat corona sehingga harus belajar secara daring.

Sambil mengenakan seragam kebanggaan loreng militernya, Praka Kipli harus mendatangi anak-anak asuhnya dengan berjalan kaki. Dia harus berperan bagaikan seorang guru. Minggu (4/10/2020).

Bertempat disalah satu rumah milik Acong (35), warga setempat, personil satgas mengajar anak-anak perbatasan sesuai tingkat kelasnya.

Antusias anak-anak saat belajar patut diberi Apresiasi dengan keterbatasan hanya membawa spidol dan papan tulis tak menyurutkan semangat dalam belajar.

Syakir (11) salah satu anak Petani Kebun sawit merasa sangat bangga dan bersyukur kepada Allah dan bersyukur kepada Prajurit TNI yang telah memberikan pembelajaran dan bimbingan dari Prajurit TNI dari Satgas Pamtas yonif 623/BWU.

“Saya bersama teman-teman merasa senang karena diajar oleh Tentara, saya akan belajar sungguh-sungguh agar bisa menjadi seorang tentara yang gagah dengan seragam loreng dan membawa senjata,” ujarnya.

Praka Kipli memberikan semangat kepada anak-anak apabila ingin menjadi tentara maka harus semangat belajar dengan sunggu sunggu agar cita-cita yang dinginkan dapat tercapai.

Sementara itu Pratu Bimantara memberikan motivasi untuk meraih cita-cita harus tekun dan sering berlatih agar apa yang diinginkan anak-anak tersebut dapat terwujud.

Memang, untuk menjadi tentara yang hebat tidak hanya dibutuhkan kecerdasan yang kuat serta fisik yang mapan, akan tapi juga jiwa pengabdian yang luar biasa serta kesetiaan terhadap komandan dan rakyat tempat prajurit mengabdikan diri.

Letkol Inf Yordania.S.P.I .MSKomandan Satgas Pamtas Yonif 623/BWU memberi Apresiasi Positif dan kepatriotan jajarannya yang bertugas diperbatasan, “Praka Kipli dan Pratu Bimantara” selalu menjadi Suritauladan dalam menjalankan tugas utamanya dalam kegiatan Sosial menjadi pengajar kepada anak anak perbatasan prihatin karena anak disekutar lingkungan binaan Satgas Pantas yonif 623/BWU.

Komandan Satgas berharaf agar prajurit selalu berbuat yang terbaik tampa komando dari Pimpinan.

Kepatriotan dalam menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab sebagai satrianya itu bisa ditiru dan menjadi Suritauladan.

Sementara, Acong salah satu warga setempat merasa bangga memiliki TNI karena tidak hanya menjaga perbatasan dan menjaga keutuhan wilayah NKRI, tetapi Satgas Pamtas Yonif 623/BWU juga mengabdikan dirinya dengan mengajar anak-anak perbatasan, akibat dari keterbatasan guru, dan sistim pembelajaran saat ini.

 

 

Pewarta : Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *