Kampanye perdana RIDA di Desa Linsowu

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Buton Utara – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buton Utara (Butur), Ridwan Zakariah – Ahali (RIDA) Periode 2021-2026 melakukan kampanye perdana di Desa Linsowu, Kecamatan Kulisusu. Dalam kampanyenya Ridwan membeberkan satu rahasia terpendam selama 10 tahun lamanya.

Mantan Bupati Butur 2010 Ridwan Zakariah, mengatakan alasan utama memindah alihkan fungsi ibukota di Kulisusu yakni untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, percepatan pembangunan infrastruktur serta pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Buranga merupakan daerah transmigrasi dan kawasan lahan pertanian, dalam teori dan referensi pembangunan daerah kawasan pertanian tidak mungkin akan menjadi ibukota dalam waktu singkat.

“Saya nekat dan berani memindahkan fungsi pusat ibukota di Ereke. Walau itu jelas melanggar aturan dan undang undang. Dirjen Kemendegri turun langsung meninjau dan memerika saya berkali-kali. Tetapi saya bisa jelaskan secara logis bahwa Buranga sebagai daerah transmigrasi dan kawasan pertanian membutuhkan waktu lama untuk tumbuh dan berkembang,” jelasnya, Kamis 2 Oktober 2020.

Ia menambahkan percepatan pembangunan harus dimulai di kota. Terbentuk kota maka pertumbuhan ekonomi di daerah otonom baru akan nampak beiringan dengan kemajuan daerah perdesaan. Di era tahun 2010-2014 dengan anggaran 300 milyar, dasar-dasar pembangunan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan telah dibangun pondasinya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Perkembangan daerah perkotaan memiliki peranan dan fungsi serta berpengaruh besar untuk kesejahteraan rakyat.

“Terbukti setelah saya jadi Bupati dimasa 2010 pertumbuhan ekonomi mulai kelihatan, roda pemerintaha berjalan baik, dunia pendidikan, ekonomi perdagangan meningkat. Apalagi pembangunan infrastruktur begitu sangat pesatnya. Tahun 2015 -2020 anggaran belanja daerah berisar kurang lebih 700 milyar. Namun pembangunan daerah hanya jalan ditempat saja seperti yang masyarakat saat ini,” ujar Ridwan.

Menurutnya Desa Linsowu merupakan satu satunya kawasan yang tepat dijadikan pusat pembangunan daerah perkotaan, perdagangan, industri dan ekonomi kerakyatan. Sebab sebagai poros yang terhubung dengan bandar udara yang akan kita bangun dikemudian hari.

“Insya Allah kalau saya bersama Pa Ahali dipercayakan untuk memimpin daerah ini. Desa Linsowu akan disulap menjadi pusat perkotaan. Lipu dan Bangkudu kita benahi sebagai wajah asli dan bukti sejarah ‘Tanah Liputinadeakono Sara’ yang kita cintai,” paparnya.

 

 

Pewarta : David Wiridin

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *