Beraksi di Delapan Masjid, Maling spesialis kotak amal akhirnya dibekuk warga

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sungai Liat – Maling spesialis kotak amal diringkus di Surau Al Muth Mainnah Jalan Batin Tikal Sungailiat oleh warga. Pelaku Abdul Haris (20) asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur beraksi di Delapan masjid wilayah Kabupaten Bangka dalam waktu satu bulan ini.

Abdul Haris diringkus saat hendak melakukan aksinya Senin (5/10) sekitar pukul 11.00. Ia kemudian kepergok warga hingga tak berkutik atas aksinya yang baru hendak mengambil kotak amal.

Oleh warga, pria asal Madura yang datang ke Bangka sejak tiga tahun ini diamankan ke Polsek Sungailiat lalu dikembangkan Unit Buser Polres Bangka karena terkait laporan polisi pencurian kotak amal di Paritpadang. Ia mengaku telah mencuri di masjid daerah Belinyu dan Sungailiat.

“Selama sebulan ini lah. Pas dak ada uang aku ambil,” kata pria bujangan yang sempat berjualan sate namun bangkrut ini.

Uang kotak amal ia ambil dengan cara dicongkel menggunakan obeng. Terkadang ia sambil salat dan ketika ada kesempatan mencuri kotak amal langsung melakukan eksekusi.

“Memang kadang pas salat. Kalau ada kesempatan saya ambil,” tukasnya.

Aksinya yang dilaporkan pengurus Masjid Nurul Huda Paritpadang, Sungailiat ini. Namun ia juga terkait aksi di Masjid Al Ikhlas, Air Centeng, Sungailiat dan Surat Al Muth Mainnah.

“Pas ketangkap di masjid tadi aku lagi liat uang di kotak amal dan hendak nyongkel. Tapi datang warga, ketahuan,” ujarnya.

Saat diamankan, Abdul Haris masih menyimpan uang sisa hasil mencuri kotak amal di masjid lain senilai Rp273 ribu. Diamankan juga sepeda motor Honda, obeng untuk mencongkel, baju dan tas berisi sejumlah barang.

Pengurus Masjid Al Ikhlas Air Centeng, Kelurahan Srimenanti, yang kotak amalnya dicuri mengaku, pihaknya sempat memasang kamera karena kotak amal kerap dicuri. Sebelumnya tiga kali kehilangan kotak amal lalu ketika dipasang kamera kembali terjadi pencurinya keempat kali.

“Pas keempat kami tau ciri-ciri yang nyuri dari kamera CCTV,” sebut pengurus Masjid Al Ikhlas, Marwan.

Pelaku sendiri mengaku selama di Bangka tinggal di Parit 14 Belinyu. Di Belinyu ia melakukan pencurian di lima masjid dengan modus serupa.

“Di Belinyu ada yang saya ambil kotak amalnya, ada dua dan saya buang di kotak sampah Belinyu,” sebutnya.

Kasus ini sedang dalam tahap pengembangan untuk kejadian pencurian kotak amal di Belinyu.
Kanit Res Polsek Sungailiat, Ipda Reza, membenarkan kejadian diamankannya maling spesialis kotak amal ini. “Sudah diamankan dan ditangani Polres Bangka karena LP nya di sana,” sebutnya.

Sementara itu pantauan di lapangan tampak Kanit Opsnal Satreskrim Polres Bangka, Ipda Judit bersama anggota sedang melakukan pengembangan dengan koordinasi ke Polsek Belinyu terkait aksi pencurian kotak amal oleh pelaku di sejumlah masjid Kecamatan Belinyu.

 

 

Pewarta : Hendi.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *