Aksi demo masyarakat Pesisir Pantai Toboali berlanjut ke PT. Timah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pangkalpinang – Aksi demo damai Nelayan Toboali dan warga Pesisir Pantai Toboali melakukan unjuk rasa untuk meminta pembubaran aktifitas ponton TI Apung serta minta diberhentikannya operasi kapal isap (KIP) di Laut toboali, Selasa (06/10/2020) sekira pukul 10.30 Wib.

Dalam pengamanan para pendemo ini, hadir Kapolres Pangkalpinang Akbp.Tris Lesmana Zeviansyah SH.,S.IK, bersama anggotanya, Kapolsek Taman Sari, Kodim 0413 beserta Anggota Babinsa Taman Sari dan Sat Pol PP Pangkalpinang.

Memasuki hari ke 2 (kedua) setelah sebelumnya menggelar aksi demo di Kantor Mapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), ratusan massa yang mengatasnamakan masyarakat Nelayan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kembali, Selasa (6/10/2020) menggelar demo di kantor PT. Timah Tbk, Kota Pangkalpinang.

Korlap pendemo April mengatakan,”Kami dari masyarakat pesisir dan Nelayan pantai Toboali mengharapkan agar kegiatan Ti di pantai Toboali di hentikan dan di tutup selamanya karena akan merusak ekosistem bawah laut serta merusak tatanan wisata apabila di biarkan walaupun ada SPK(surat perintah kerja) oleh sebab itu kami minta kepada aparat penegak hukum khususnya kepada PT. Timah Tbk tolong di hentikan,” ujarnya

Adapun joni Zuhri selaku Ketua Korlap demo menyatakan,”Jika aksi demo yang dilakukan ia bersama masyarakat nelayan Toboali di kantor PT. Timah Tbk tak lain untuk menuntut pihak manajemen PT. Timah mencabut surat perintah kerja (SPK) penambangan timah di perairan Toboali, Basel termasuk perijinan lainnya terkait segala aktifitas penambangan,” katanya

Sementara menurut penjelasan PT. Tmah TBK Anggi Siahaan kepada awak media terkait PIP di Laut Sukadamai mengatakan,” PT.Timah TBK sesuai spk yang dikeluarkan kemudian dilakukanlah pola kemitraan diluar itu kita lakukan penataan dan bekerjasama dengan stek holder baik itu dari Pemda dan Polda,”jelasnya.

Pendemo mengaskan jika belum belum ada keputusan dan kesepakatan dari PT. Timah Tbk, maka mereka akan terus melaksanakan demo di depan pintu masuk kantor PT.Tumah TBK sampai keputusan pencabutan (men non aktifkan) semua SPK yang ada imbuh koordinator Joni zuhri kepada segenap pendemo lainnya.

 

 

Pewarta : TT

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *