Deteksi Dini Gizi Buruk, Nawaripi Mimika mulai data Warga

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Stunting atau Gizi buruk kronik merupakan kondisi gizi buruk yang dialami semasa balita yang memiliki dampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Deteksi dini stunting pada balita merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas anak.

Untuk mengetahui jumlah pengidap Stunting di suatu wilayah, diperlukan deteksi dini melalui pendataaan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kampung/Desa Nawaripi, Kabupaten Mimika, Papua.

PKK Desa Nawaripi menggandeng Kader Pembangunan Manusia (KPM) pada Rabu, (7/10/20) melakukan pendataan terkait program Stunting pada 18 RT/RW yang ada di Kampung Nawaripi.

Kades Nawaripi, Norbertus Ditubun didampingi Siti selaku pendamping Dana Desa di Distrik Wania

“Kami bentuk 5kelompok yang didalamnya sekitar 30 warga yang tersebar pada 18 RT di kampung Nawaripi. Mereka ditugaskan untuk mendata warga terkait Stunting mulai hari ini,” kata Norbertus Ditubun selaku Kepala Kampung Nawaripi kepada wartawan usai memimpin pelepasan petugas pendataaan.

Menurutnya, Anggaran yang disediaka dari Pemerintah yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp50juta.

“Dari 50juta rupiah itu diperuntukan bukan hanya membayar honorarium petugas pendataaan, tetapi juga termasuk operasional dan pengadaan alat pelindung diri APD untuk mencegah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Siti selaku pendamping Dana Desa (DD) Distrik Wania, menambahkan, didalam pendaataan tersebut petugas diwajibkan mengisi 11 poin sudah disediakan.

“Ada 11 item didalam pendaataan, salah satunya Ibu Hamil dan Bayi/Balita, mulai dari 0 bulan sampai dengan 2tahun selanjutnya 2 tahun hingga 6tahun. Selain itu mendata jumlah Posyandu dan PAUD beserta jumlah tenaganya,” terang Siti.

Dirinya menambahkan, di Kampung/Desa Nawaripi hingga saat ini baru pertama kali melakukan deteksi dini Gizi buruk kronik di wilayah itu.

Meski demikian, selaku pendamping Dana Desa dirinya mengakui di wilayah itu sudah mulai transparan dalam hal pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) termasuk jalanya program Stunting tersebut.

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *