Polda dan Kajati Babel tangani kasus dugaan jual beli Timah Kadar Rendah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pangkal pinang – Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Kajati Provinsi Bangka Belitung terus mengusut perkara kasus dugaan korupsi di tubuh PT. Timah Tbk, yakni kasus jual beli pasir timah sisa hasil produksi (SHP) Timah berkadar rendah. Rabu (07/10/2020).

Sebelumnya, Tim penyidik Pidsus Kajati Babel telah menetapkan sedikitnya 3 (tiga) orang tersangka, masing-masing Ag selaku pengusaha timah asal Jebus Kabupaten Bangka Barat, dan direktur PT. MSB yakni Ya.

Selain itu Tim Pidsus Kajati Babel pun terkait kasus Tipikor ini menetapkan pula seorang oknum pejabat PT. Timah Tbk, Saudara AS mantan Kepala Unit Penambangan Laut Bangka (UPLB) PT.Timah dan pada siangnya 3 (tiga) oramg tersangka Ag, Ya dan AS pun ditahan oleh Tim penyidik Pidsus Kajati Babel.

3 (tiga) orang tersangka ini ditahan sekitar pukul 14.15 Wib bertempat di kantor Kajati Babel, saat itu Ag terlihat didampingi penasihat hukumnya, Adistya Sunggara serta dikawal ketat oleh petugas Kajati Babel setelah usai menjalani pemeriksaan dari ruang penyidik Pidsus Kajati Babel ke 3 (tiga) orang tersangka tersebut langsung dibawa keluar dari ruangan Pidsus Kajati Babel guna proses lebih lanjut lantaran kasus ini diduga telah merugikan Negara dan di bawa ke Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polresta Pangkalpinang.

“Tersangka AS dititip di Mapolda Babel  sedangkan Ag dan Ya dititip di Polresta Pangkalpinang,” kata seorang penyidik Pidsus Kajati Babel saat di gedung Pidsus Kajati Babel.

Sekedar untuk diketahui, AS, Ag dan Ya kini jadi tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait perkara jual beli pasir timah (SHP) kadar rendah sejak tahun 2017 hingga 2018 silam.

Kasus tersebut melibatkan sejumlah Mitra PT. Timah Tbk hingga akhirnya kasus ini pun ditangani Polda Kepulauan Bangka Belitung karena kasus ini diduga telah merugikan keuangan negara.

 

 

Pewarta : TT

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *