Terkait pekerjaan pembangunan Jembatan Pelayangan Tahun 2020 di Kota Subussalam,  LASKAR minta penegak hukum segera selamatkan Uang Negara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kota Subussalam – Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) meminta Penegak Hukum memeriksa proses tender paket pekerjaan Pembangunan Jembatan Pelayangan (Otsus) tahun 2020 pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Subulussalam yang diduga penuh dengan unsur Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) ucap Ketua Umum LASKAR, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM.,SH.

Masih menurut Ketua Umum LASKAR, jika Paket Pekerjaan tersebut sebesar Rp.9.700.000.000,- yang dilelang oleh Unit Kerja Pengadaan/Jasa Pemerintah (UKPBJ) Kota Subussalam yang sebelumnya pernah gagal tender dan pada tender kedua dimenangkanlah PT. Kenpora Alam Nanggroe yang berada di urutan ke lima (5) sedangkan PT. Lubuk Indah pada urutan nomer dua (2) yang telah mengajukan sanggah terhadap kemenangan PT. Kenpora Alam Nanggroe mempunyai selisih harga Rp. 638.913.124,86 sehingga Negara berpotensi mengalami kerugian yang cukup besar.

Ketua Umum LASKAR mendesak Pihak Polda maupun Kejati Aceh segera menurunkan teamnya ke Kota Subussalam sebelum terjadinya kerugian Negara dalam upaya melakukan pencegahan lebih awal terhadap kejadian ini.

Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH – Ketua Umum LASKAR

Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH selaku Ketua Umum LASKAR mengingatkan kepada para Penegak Hukum jika mereka juga berfungsi melaksanakan tugasnya sebagai Institusi Negara dalam hal Pencegahan Kerugian Negara.
LASKAR akan terus mengawal permasalahan ini sampai tuntas agar KKN di Aceh ini dapat terselesaikan sampai tuntas dan aparat Penegak Hukum dapat menelusuri mulai dari Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang biasanya sudah mulai keliatan niat jahatnya dalam paket pekerjaan yang telah di arahkan kepada perusahaan-perusahaan tertentu selama ini yang membuat Aceh terus berada di garis kemiskinan.

Praktek KKN di Aceh saat ini semakin merajalela sekan-akan tidak ada yang ditakutkan lagi buat mereka para oknum Pemerintah yang ada di Bumi yang terkenal dengan Syariat Islamnya ini ungkap Ketum LASKAR.
Ketua Umum LASKAR meminta kepada Aparat Penegak Hukum jika perlu memeriksa semua Paket Pekerjaan yang ada di Kota Subussalam dikarenakan berhembus issue di masyarakat luas Ketua UKPBJ di Kota yang berjulukkan Sada kata tersebut sangat lihai bermain dengan para kontraktor yang di jagokannya selama ini tutup Teuku Indra.

Akankan Para Penegak Hukum tertarik melakukan Pencegahan Kerugian Negara ini…?

Akankah Para Penegak Hukum berhasil mengalahkan Para Penjahat Berdasi di Aceh…?

Ntahlah…kita tunggu saja aksi-aksi heroic Para Pahlawan Penegak Hukum kita di Bumi Syariat Islam ini…!

 

 

Red

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *