Anaknya alami penganiayaan, Keluarga Korban desak Polres Muba tangkap pelaku penganiayaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jirak Muba – AS Bin HP (17) diduga menjadi korban penganiayaan, dengan tuduhan telah melakukan pencurian di Kecamatan Jirak Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Sabtu (19/9)

Menurut pihak keluarga, kejadian berawal saat AS dijemput oleh Ad dari kediamannya dan diajak ke rumah Pon yang mejadi tempat kejadian penganiayaan. Saat itu AS lansung dikeroyok oleh Pon dan Rint, Un, Jo, Ya, Adi dan lainnya berjumlah delapan (8) orang.

Setelah kejadian tersebut AS dijemput oleh Anggota Polsek Jirak, lansung dibawa ke Kapolsek dan diintrograsi, Anggota Polsek mengatakan pada Pon agar membawa AS berobat, karena AS yang dianiaya ini anak manusia, masih ada orang tuanya, jangan seperti memukul anak Anjing, ujar Anggota Polsek Jirak Jaya.

Namun selepas kejadian itu, pihak Pon tidak ada datang untuk menyelesaikan masalah tersebut dan akhirnya pihak keluarga korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya pada Polsek Jirak dan kemudian diarahkan untuk membuat laporan ke PPA Polres Muba dikarenakan korban masih dibawah umur.

Korban mengalami luka memar dan terdapat bercak goresan kuku pas wajahnya serta terdapat luka memar membiru pada dada nya dan terasa sakit seluruh badan akibat penganiayaan yang dilakukan.

Dari pengakuan korban, dia dianiaya oleh Pon dan delapan (8) orang pelaku lainnya dengan cara memukul menendang, padahal ia sama sekali tidak melakukan pencurian seperti yang dituduhkan padanya.

Atas kejadian yang dialaminya AS yang sudah babak belur dianiaya datang ke Puskesmas Jirak melakukan Visum.

Kejadian itu pun telah dilaporkan ke Polres Musi Banyuasin oleh keluarga dan korban serta telah dimintai keterangan dalam berita acara pemeriksaan, namun tidak diberikan surat bukti tanda lapor (STBL) hanya diberikan selebar semacam surat pengaduan kepada kapolres muba.

Namun sampai hari ini pihak kepolisian belum mengamankan pelaku penganiaayaan. Orang tua korban penganiayaan HP berharap pada pihak Polres Musi Banyuasin agar menangkap pelaku pelaku yang telah melakukan penganiayaan dan menuduh anaknya mencuri.

Orang menampar saja dapat ditahan, tapi ini aneh, telah melakukan penganiayaan tidak ditahan, dan anehnya lagi hasil visum yang diambil Pihak Polres melalui bagian PPA mengatakan bahwa hasil visum tersebut tidak terdapat bekas luka sehingga tidak memenuhi unsur pidana.

 

 

Pewarta : Antok

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *