Diduga karena cemburu, seorang warga Nabire tewas dianiaya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nabire – Seorang pemuda warga Nabire, Papua bernama Rakamber Sroyer (22) dinyatakan tewas, setelah dianiaya dengan menggunakan obeng.

Kasus penganiayaan dengan dugaan kecemburuan tersebut dilakukan oleh seorang warga Kotalama bernama Romi Tawaru (29).

Peristiwa itu terjadi di rumah pelaku tepatnya di Kampung Morgo, Kotalama Kabupaten Nabire, Jumat (16/10) siang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal dalam keterangan tertulis mengatakan, kronologi penganiayaan bermula ketika pelaku pulang ke rumah untuk mengambil ponselnya yang rusak untuk diperbaiki.

“Setibanya dirumah, pelaku masuk dan mengetuk pintu kamar serta memanggil saksi bernama Else Mandosi (26) untuk membuka pintu dan meminta ponsel (Handphone-red),” ungkap Kamal.

Selanjutnya saksi membuka pintu dan memberikan ponsel kepada pelaku.

Pada saat itu, Ianjut Kamal, pelaku mencurigai ada seseorang yang berdiri dibalik pintu kamar sehingga secara spontan pelaku menarik pintu dan menemukan Rakamber Burwos Sroyer (22) sedang bersembunyi.

“Pelaku Iangsung mengambil obeng yang berada diatas kursi, kemudian menikam korban sebanyak 4 kali di bagian pundak kanan dan rusuk kiri hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” beber Kamal.

Atas kejadian tersebut, saksi Iangsung melapor ke penjagaan Polres Nabire untuk proses Iebih lanjut.

Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polres Nabire mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke RSUD Nabire.

Untuk motif penganiayaan masih didalami petugas kepolisian.

“Sementara pelaku dan saksi diamankan di Mapolres Nabire untuk pemeriksaan Iebih lanjut,” tutupnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 351 Ayat (3) KUHPidana tentang penganiayan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *