Mabes TNI laksanakan Wasev TMMD ke-109 di Kecamatan Tarabintang Humbahas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Humbahas Sumut – Tim Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Sahli TK III Intekmil dan Siber Panglima TNI, Mayjen Supriadi, S.IP, Papandia III/Wasda/Proggar Paban I/Rensop TNI Letkol Kav Agung Nurcahyo, mewakili Pangdam I/ BB, Letkol Inf. Setiabudi Nainggolan dan mewakili Danrem 023/KS Letkol Inf Edi bersama rombongan melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) pada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di desa Sihastoruan menuju Desa Marpadan di Kecamatan Tarabintang Kabupaten Humbang Hasundutan (15/10).

Mayjen Supriadi dan rombongan di sambut Dandim 0210/TU Letkol CZI Roni Agus Widodo S.Sos sekaligus sebagai Dansatgas TMMD ke-109 bersama Forkopimda Kabupaten Humbang Hasundutan, Plt. Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora, Kapolres AKBP Rudi Hartono, S.IK, MM, mewakili Kajari Humbang Hasundutan, Harfian Nasution dan Sekretaris Daerah, Drs. Tonny Sihombing, MIP serta Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Humbahas.

Plt. Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindungan Simamora dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Bapak Mayjen Supriadi, S.IP bersama rombongan yang berkenan berkunjung ke Kabupaten Humbang Hasundutan dalam rangka melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) pada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109.

TMMD di Kabupaten Humbang Hasundutan telah dilaksanakan mulai tanggal 22 September 2020 meliputi pembangunan jalan dan pembangunan gorong-gorong. Total Nilai Program TMMD T.A. 2020 ini sebesar Rp. 500 juta.

Pelaksanaan TMMD di Kabupaten Humbang Hasundutan sampai saat ini berjalan dengan baik berdasar dari data teknis OPD terkait dengan progres pembukaan jalan 91, 4 %, pembangunan gorong-gorong 100%, penanaman jagung 1 ha, rehabilitasi 1 unit rumah penduduk 100%, pengobatan kepada masyarakat 100% dan pembangunan jembatan kayu bentang 8 meter 90%.

Pembangunan jembatan kayu merupakan over prestasi kegiatan TMMD dan merupakan inisiatif Tim TMMD di lapangan setelah melihat kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim TMMD di lapangan.

Dansatgas TMMD ke-109, Letkol CZI Roni Agus Widodo S.Sos dalam pemaparannya bahwa pelaksanaan TMMD ke-109 tahun 2020 dilaksanakan oleh Kodim 0210/TU mulai atau dibuka pada tanggal 22 September 2020 dan direncanakan ditutup pada tanggal 21 Oktober 2020. Adapun sasaran yang dipilih adalah di Desa Sihastoruan dan Desa Marpadan, karena akses jalan di daerah ini masih kurang layak dan juga merupakan permintaan masyarakat.

Sasaran utama dari TMMD ini selain dari manfaat yang diperoleh masyarakat adalah terwujudnya ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.

Kegiatan pengawasan dan evaluasi yang sedang dilaksanakan saat ini merupakan momen yang sangat penting, karena menjadi evaluasi dan acuan kegiatan ke depan.

Adapun nilai manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini yang pertama hubungan masyarakat dari Desa Sihastoruan dengan Desa Marpadan akan terjalin lebih akrab karena terbukanya jalan yang menghubungkan kedua desa ini. Kedua, distribusi hasil pertanian dan perkebunan akan lancar dan yang ketiga akan meningkatkan penghasilan masyarakat serta yang keempat akan mempersingkat jarak tempuh.

Usai Dansatgas TMMD ke-109 memaparkan pelaksanaan TMMD, acara dilanjutkan dengan ‘mangulosi’ Tim Pengawasan dan Evaluasi sebagai rasa terimakasih masyarakat Humbang Hasundutan.

Pada kesempatan itu, Sahli TK III Intekmil dan Siber Panglima TNI, Mayjen Supriadi, S.IP dalam sambutannya menyampaikan bahwa seyogianya Pengawasan dan Evaluasi TMMD ini dihadiri oleh Asisten Operasi Panglima TNI, Mayjen TNI Tiopan Aritonang. Beliau mendampingi Bapak Panglima TNI saat ini dalam penanganan demonstrasi UU Omnibus Law di Jakarta.

Kegiatan TMMD ini bagaimana kita bisa membantu masyarakat baik itu fisik ataupun non fisik. Kalau fisik itu kelihatan, membangun jalan dan lainnya. Kegiatan Non Fisik itu penting, bagaimana keberadaan TNI/POLRI ditengah-tengah masyarakat. Yang kita inginkan TNI/POLRI bisa menyatu dengan masyarakat. ‘Intinya pak kami usahakan, bagaimana pelaksanaannya dengan baik, mudah mudahan masyarakat bisa menerima keberadaan TNI/POLRI’ ujar Mayjen Supriadi.

 

 

Pewarta : FP

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *