Terbukti Korupsi PAD Labusel, Daschar Aulia divonis 6 tahun penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Dokter Daschar Aulia (49),  Direktur RSU Kota Pinang , Kab.Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, divonis 6 tahun penjara, karena terbukti korupsi dana PAD Labusel sebesar Rp 1,5 milyar.

Selain itu, Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Medan diketuai Syafrin Batubara, Senin (19/10/2020) sore, juga menjatuhkan  denda kepada terdakwa sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Bahkan, dalam persidangan virtual (online) di ruang Cakra-8 itu, terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,2 milyar subsider 2 tahun kurungan.

Menurut majelis hakim, terdakwa terbukti menikmati Rp1,2 miliar dari kerugian negara sebesar Rp1.511.427.219, yang bersumber dari PAD (Pendapatan Asli Daerah) TA 2014.

Disebutkan, terdakwa secara tanpa hak dan melawan hukum menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, memperkaya diri sendiri atau orang lain.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa bersama-sama dengan saksi Rahmawati Hasibuan, bendahara RSU Kota Pinang ( berkas terpisah).

Terdakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Menanggapi putusan hakim, JPU Riamor Bangun dari Kejari Labusel dan  penasihat hukum (PH) terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Putusan majelis hakim lebih rendah dibanding tuntutan JPU, yang menuntut terdakwa 8 tahun penjara, denda Rp 350 juta subsider 6 bulan kurungan, dan wajib  membayar kerugian negara Rp 1,2 milyar subsider 4,5 tahun kurungan.

 

 

Pewarta : ZH

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *