Berhentikan perangkat desa secara sepihak, Kades Hargomulyo Sekampung Lamtim jadi sorotan warga

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Kepala Desa (Kades) Hargomulyo Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya disinyalir ada beberapa kadus di wilayahnya diberhentikan secara sepihak.

Hal ini diungkapkan Poniman mantan Kadus 05 mengungkapkan,bahwa ia telah diberhentikan Kepala Desa dengan berbagai alasan.

“Saya bersama Kepala Dusun lainnya yaitu Ponidi Kadus 07 ,Edi Sasmito ( 05) dan Badri sebagai bayan Dusun ( 02 ) yang sudah diberhentikan secara sepihak oleh Kepala Desa Setiyo Hartono”, ungkap Poniman, saat ditemui awak media, Minggu (18/10/20).

Poniman menjelaskan,bahwa pengunduran dirinya sebagai Kadus terkesan ada rekayasa oleh pihak tertentu.

“Memang benar waktu itu saya di suruh menandatangani selembar surat berisi pengunduran diri saya, akan tetapi itukan bukan kehendak saya mengundurkan diri. Tetapi saya di jelaskan oleh perangkat lain maupun Kepala Desa ini bukan surat pengunduran diri melainkan surat yang berisi habis jabatan. Artinya saya di jebak mas,oleh Kepala Desa Hargomulyo Setyo Harsono. Terus terang saya masih sanggup mengemban tugas,tapi bagaimana kalau pimpinan. Apa karena saya selalu menolak di ajak menggok ( menyimpang )”, jelas Poniman.

Atas permasalahan itu,secara terpisah tim media menghubungi Setiyo Harsono selaku Kades Hargomulyo melalui telpon seluler, namun handphone tidak aktif.

Selanjutnya Camat Sekampung Edi Susilo juga dihubungi oleh tim media melalui telpon seluler dan menjelaskan telah mengetahui permasalahan yang terjadi di Desa Hargomulyo .

“Camat kan tidak melihat proses yang ada didesa, tetapi yang disayangkan kenapa dia sebagai perangkat menandatangani pengunduran diri itu karena yang bersangkutan itu kan bisa baca dan tulis. Kalau pun surat pengunduran diri itu ditandatanganinya dan merasa ada penekanan oleh pihak manapun jangan mau diteken surat itu “, ungkap Edi.

Edi juga menambahkan tentang aturan mengenai tata cara pemberhentian perangkat desa. Atas usulan pergantian perangkat desa Hargomulyo dirinya berpikir sudah melalui kesepakatan bersama.

“Kalau dulu perangkat desa itu memang ada aturannya sama dengan kepala desa dan masa jabatannya sama. Tetapi sekarang sejak ada aturan baru UU No. 10 tahun 2016 tentang pemberhentian jika umurnya sudah lebih dari 60 tahun, atau menggundurkan diri bukan habis masa jabatan, dan sudah ada surat pengunduran diri dari perangkat desa. Oleh karena itu saya mengeluarkan rekomendasi penggantian perangkat yang diusulkan oleh Kades. Saya berpikir semuanya sudah ada,termasuk pengunduran dirinya dan sudah lengkap”, tutup Edi.

( Tim )

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *