Tangan seorang warga patah akibat kecelakaan kerja di lokasi tambang emas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pesawaran – Perusahaan tambang emas PT. NUP Napal Umbar Picung yang berada di Desa Babakan Loa kecamatan Kedondong kabupaten Pesawaran memakan korban Karyoto bin Samidi alias Hasan 34 tahun warga desa Sinar Harapan dusun kali Duren mengalami patah tangan setelah terjepit saat korban ingin memperbaiki poli gelinding untuk memproses batuan emas.

Kejadian ini terjadi Jumat tanggal (9/10/2020)  sekitar pukul 11.30 menurut korban saat di wawancarai,.diri nya bekerja di PT LKC atau PT.LSB diri nya tidak mengetahui secara pasti Karyoto sebagai pekerja di bawah KTT Hendro dan sebagai kepala lubang Matui sampai saat ini masih mengalami sakit di bagian pergelangan tangan kanan di duga tangan ini patah sampai saat ini diri nya belum mendapat perhatian dari perusahaan dari kepala lubang diri nya mengaku telah di beri uang senilai RP. 500 000 lima ratus ribu rupiah .

DPW Bain Ham Kabupaten Pesawaran Doni Alponco mengutuk keras kejadian ini perusahaan tambang menurut nya hanya memanpaatkan warga masyarakat untuk mendapat keuntungan yang berlimpah sementara warga masyarakat yang bekerja di perusahaan tambang tidak mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan dari perusahaan Doni Al Ponco menyayangkan kejadian ini terulang belum genap 2 bulan sudah 2 kali kejadian kecelakaan kerja dari pantauan di lapangan pekerja belum menggunakan APD ( Alat Pelindung Diri ) Standar yang Kepada pihak Pemerintah yang terkait agar segera mengambil tindakan tegas kepada pihak Perusahaan yang notaben nya tidak jelas mana PT.NUP .dan PT LKC serta PT .LSB tiga perusahaan yang menejemen nya satu atap tapi tak jelas mana menejemen Perusahaan yang mengatas namakan LSB atau LKC.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *