Program JUT di Desa Sukamaju pantik semangat gotong royong

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak, Banten – Program Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Sukamaju Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak dapat memantik semangat masyarakat dalam melaksanakan gotong royong

Antusias warga Kampung Cikuning dalam bergotong royong membangun Jalan Usaha Tani (JUT) dipimpin langsung Kepala desa Sukamaju bersama tokoh masyarakat dan sejumlah warga membangun jalan sepanjang seribu meter dari makam timur sampai dengan tanjakan saidun tepatnya di areal lahan sawah blok Cikuning pada Minggu, (25/10/20).

Program Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut merupakan kegiatan Kelompok Tani (poktan) Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang yang di biayai oleh Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pertanian bertujuan untuk menggerakan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.

Seperti di terangkan Kepala Desa Sukamaju Ahmad Hafidz Setiawan saat dijumpai awak media di lokasi kegiatan gotong royong mengatakan, program pembangunan Jalan Usaha Tani telah menempuh berbagai tahapan dan sudah sesuai hasil musyawarah dengan berbagai elemen masyarakat. prosfek kedepan, jalan usaha tani ini bakal menjadi akses masyarakat untuk melakukan aktifitas sekaligus membuka peluang usaha di bidang pertanian terutama mereka yang ada di sekitar kampung Cikuning, Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang.

“Saya Kepala Desa Sukamaju sangat menghaturkan nuhun (berterima kasih-Red) kepada seluruh warga desa sukamaju yang begitu kompak bergotong royong demi mensukseskan program Jalan Usaha Tani. Program ini merupakan salahsatu aspirasi masyarakat yang meminta agar Pemerintah Desa berupaya membuka akses jalan supaya alat transportasi bisa masuk ke lahan mereka,” kata Ahmas Hafidz Setiawan, Kades Sukamaju yang lebih dikenal dengan nama panggilan Wawan.

Menurut Wawan, Dasar pemikiran dirinya ingin membuka akses Jalan Usaha Tani (JUT) setelah mendengar bahwa masyarakat kampung cikuning kerap mengeluh pada saat mengangkut hasil panen lantaran belum tersedia akses jalan untuk alat transportasi. bahkan, sebagian petani merasa terbebani oleh biaya untuk membayar kuli panggul yang terbilang mahal, jauh lebih besar ketimbang ongkos kendaraan (ojeg) dengan adanya program JUT dari pemerintah tentu saja akan lebih memperingan beban biaya para petani pada setiap musim

“Terima kasih kepada pemerintah khusunya dinas pertanian kabupaten Lebak yang telah mengakomodir usulan hingga terwujud pembangunan JUT sekaligus memenuhi permintaan warga Desa Sukamaju,” ujarnya

Wawan berharap kepada Pemerintah khusunya Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak memberikan kelanjutan program JUT untuk menyasar seluruh pelosok dan areal lahan pertanian di Desa Sukamaju.

 

 

Pewarta : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *