Proses kasus kematian Florida Letsoin dihentikan, Kuasa Hukum keluarga korban minta Surat Ketetapan SP3

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kuasa Hukum keluarga Almarhumah Florida Letsoin mendesak pihak Satuan Reskrim Polres Mimika untuk segera menyerahkan Surat Ketetapan tentang Surat Penghentian Penyidikan dan Penuntutan (SP3) kasus kematian Florida Letsoin yang terjadi pada Senin, 24 Agustus 2020 lalu.

Yosep Temorubun, SH selaku kuasa hukum mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu penyerahan surat SP3 tersebut untuk dipelajari lebih lanjut.

“Sampai saat ini, baik keluarga korban maupun kami kuasa hukumnya masih menunggu penyerahan surat SP3 itu. Kami desak (surat SP3-red) secepatnya diserahkan. Sehingga kami jelaskan kepada pihak keluarga besar almarhumah Florida Letsoin,” kata Yosep kepada MITRAPOL, Selasa, (27/10).

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto kepada Wartawan mengatakan, pihaknya sudah sepakat untuk menghentikan proses penyidikan kasus kematian Florida Letsoin tersebut. Kesepakatan itu diambil setelah dilakukan gelar perkara pada Kamis, (22/10) lalu.

“Hari ini kami melakukan gelar perkara kasus gantung diri Florida Letsoin. Dari hasil tersebut, kami sepakat untuk menghentikan proses penyidikannya,” kata AKP Hermanto dikutip dari Seputarpapua.com.

Dijelaskan, penghentian proses penyelidikan kasus kematian Florida Letsoin yang merupakan Istri dari Lurah Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika itu diambil setelah menerima hasil Visum dan hasil Autopsi. Selain itu mendengar keterangan dari pihak Dokter dari RSUD Mimika dan Ahli Forensik yang intinya menyimpulkan bahwa korban bunuh diri. Dimana dijelaskan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, selain itu tak ditemukan hal-hal yang menjurus pembunuhan.

“Dari keterangan tersebut, maka unsur Pasal 351KUHP belum terpenuhi. Begitu juga dengan unsur Pasal 338 KUHP (pembunuhan) belum terpenuhi. Karenanya kami hentikan kasus ini,” tutur Hermanto.

Namun demikian, Kasat Reskrim masih tetap persilahkan keluarga korban untuk melanjutkan pelaporanya dengan menyertakan bukti tambahan bila belum merasa puas.

“Silahkan saja dibuka lagi. Artinya buktinya itu ditunjukkan ke kami, maka akan dibuka lagi,” tutupnya.

Untuk mengingatkan kembali bahwa, Almh. Florida Letsoin ditemukan meregang nyawa di halaman belakang rumahnya yang
berlokasi di wilayah SP-1 Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika, Papua pada Senin 24 Agustus 2020 lalu.

Dari keterangan SR yang merupakan suami korban bahwa, Wanita yang melahirkan tiga orang anaknya itu ditemukan meninggal dalam keadaan gantung diri di pohon nangka.

Namun pengakuan itu dibantah oleh Ibu kandung korban yang juga sebagai saksi dalam kasus tersebut. Secara tegas dikatakan, sebelum anak semata wayangnya itu ditemukan meninggal. Ia menyaksikan secara langsung pertengkaran hebat antara sang Anak dan menantunya SR.

Olehnya itu, dia menduga kuat bahwa nyawa Florida Letsoin dihabisi oleh sang mantu SR.

Berdasarkan dugaan itulah, pihak keluarga didampingi kuasa hukumnya kemudian melapor kasus dugaan pembunuhan ke Polres Mimika dengan laporan polisi nomor LP/586/VlIl/2020/Res. Mimika.

 

Reporter : AQM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *