Kadis Pariwisata Tangsel tutup usia, Airin : Almarhum salah Satu ASN terbaik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang Selatan – Pemerintahan Kota Tangerang Selatan kehilangan salah satu ASN terbaik yang pernah dimilikinya. Kepala Dinas Pariwisata, Dadang Sofyan (Almarhum) berpulang pada Minggu,(01/11/20) di Rumah Sakit Eka Hospital. Semua orang yang mengenal beliau merasakan kehilangan dan berduka cita atas kepergiannya.

Wali Kota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany yang ikut mengantarkan langsung jenazah ke tempat perirtirahatan terakhirnya tidak bisa menyembunyikan rasa sedih dan duka meskipun sebagian wajahnya ditutup oleh masker.

Seakan tidak percaya bahwa lelaki yang punya andil besar dalam melakukan pembangunan daerah di Kota Tangsel itu telah tiada.

Airin mengatakan bahwa Dadang merupakan salah saru ASN terbaik yang pernah dimiliki oleh Tangsel. Terutama saat dirinya menjabat sebagai Kapala Badan Pelayanan Peeijinan Terpadu(BP2T) yang saat ini menjadi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang bertempat di Serpong Utara Kota Tangerang Selatan.

Dari tangannya, lahirlah sistem informasi manajemen Perijinan Online yang saat ini menjadi salah satu aplikasi yang digunakan oleh masyarakat dalam melakukan perijinan dalam bentuk apapun.

“Insya Allah ini menjadi amal jariyah karena masih dimanfaatkan hingga saat ini,” Kata Airin.

Airin mengisahkan bahwa Dadang juga memberikan dampak yang besar terhadap PAD Kota Tangerang Selatan. Setelah dirinya bertugasdi BP2T, Dadang dipercaya untuk memimpin Badan Pendapatan Daerah.

Selama tiga tahun di Bapeda, Dadang berhasil membuat program penting PBB yang saat ini menjadi program unggulan dan mampu meningkatkan PAD dari sektor PBB oleh PBHTB di Kota Tangerang Selatan secara signifikan.

Pada saat tutup usia, Dadang sedang diamanatkan menjadi Kepala Dinas Pariwisata.”Nanti pekerjaan beliau, ide-ide beliau untuk meningkatkan kulitas pariwisata akan kami teruskan, karena saya yakin bahwa ide-ide milik almarhum sangatlah beharga,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata, Heru menjelaskan bahwa Dadang meninggal akibat adanya pembengkakan pada Jantung pada saat dirinya sedang melakukan isolasi mandiri di salah satu Rumah Sakit di Kota Tangsel.

“Sudah satu Minggu beliau sakit,” katanya, dia menambahkan bahwa seluruh masyarakat diharapkan bisa mengirimkan doa kepada salah satu pahlawan pembangunan dari kalangan ASN tersebut.

Dia memastikan bahwa Dadang merupakan orang yang baik dan sangat ramah, baik kepada bawahannya, maupun masyarakat. Jadi pasti akan ada banyak orang yang akan merasa kehilangan. Semoga segala amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, pungkas Heru.

 

 

Pewarta : Dencik/Hms

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *