Dugaan pelanggaran Pemilu, Bawaslu Lamtim temui langsung oknum Kades dan Saksi

  • Whatsapp
Kordiv Penanganan pelanggaran Bawaslu Kabupaten Lampung Timur, Winarto

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Menindaklanjuti pelaporan telah terjadinya pelanggaran Pemilu dalam Pilkada di Kabupaten Lampung Timur, atas dugaan keterlibatan oknum Kepala Desa (Kades) dengan mengadakan kegiatan kampanye mendukung bagi salah satu pasangan calon Bupati.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur bertindak cepat dengan merekomendasi alat bukti serta pemanggilan saksi-saksi atas video viral tersebut ke Gakumdu Kabupaten Lampung Timur, Rabu (04/11 ).

Dalam video yang beredar luas di medsos berdurasi (1.24 detik) tersebut, Oknum Kepala Desa (Kades) yang diduga telah mengarahkan warganya sebagai penerima bantuan PKH dalam acara Musrenbang di Desa Mengandung Sari untuk memilih pasangan Zaiful Bokhari paslon Bupati Lampung Timur No Urut 02.

Saat ditemui, Winarto selaku Kordiv Penanganan pelanggaran Bawaslu Kabupaten Lampung Timur mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tentang oknum Kepala Desa Mengandung Sari ke Gakumdu Lampung Timur.

“Terkait pelaporan sang Kades Mengandung Sari sudah kami layangkan surat untuk pemanggilan saksi – saksi berdasarkan alat bukti video rekaman tersebut.Namun,saksi tidak dapat hadir ke Bawaslu Lampung Timur,sehingga kami menemui ke kediaman keduanya,” ungkap Winarto.

Pihak Bawaslu Lampung Timur sangat menyayangkan sikap sang Kades Mengandung Sari maupun saksi lainnya yang tidak kooporatif terhadap surat pemanggilan tersebut.

“Setelah itu, kami datangi kediaman oknum Kepala Desa Mengandung Sari serta Sekdes untuk memberikan surat pamanggilan oknum Kades dan Sekdes. Namun kami tidak mendapati Kades dikediamannya dengan alasan sedang keluar kata pembantunya. Kemudian kami kerumah Sekdes bertemu istri dan mengatakan bahwa Sekdes sudah dua hari tidak pulang,” jelas Winarto menirukan pernyataan istri Sekdes.

Ditambahkannya, bahwa pihak Gakumdu Lampung Timur akan bertindak cepat agar proses penyidikan, dengan mendalami serta menurunkan saksi ahli dari ( Unila ) Universitas Lampung.

“Kita akan bekerja ekstra, karena kita masih butuh saksi lainnya. Dalam waktu dekat ini pula kita akan turunkan saksi ahli dari Unila untuk proses pidananya. Saya berharap juga kepada rekan – rekan media juga dapat membantu dengan mengawal masalah ini dengan pemberitaan yang bijak,” tutup Winarto.

Tentunya dalam hal ini masyarakat berharap Bawaslu sebagai Pengawas Pemilu harus obyektif dalam mengatasi masalah atau pelanggaran sengketa Pemilu khususnya di Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, Bawaslu juga memiliki kemampuan untuk dapat memetakan serta menganalisa bentuk-bentuk konflik atau pelanggaran Pemilu.Oleh karena itu,seluruh masyarakat menunggu hasil kerja Bawaslu Kabupaten Lampung Timur.

 

 

Pewarta : MM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *