Perbaikan Jalur Ruas Jalan Alternatif Pekon Way Ngison – Waspada Terkesan Asal Jadi

  • Whatsapp

Mitrapol.com, Lampung Barat – Setiap Daerah berlomba lomba melakukan pembangunan fisik diantara, infrastruktur jalan, jembatan, bangunan serta pembangunan fisik lainnya yang berkaitan erat dengan pelayanan dan kebutuhan masyarakat.

Tak sedikit Anggaran yang dikucurkan oleh setiap instansi pemerintah yang melakukan pembangunan, dari tingkat Pusat , tingkat Provinsi, tingkat Daerah hingga ke tingkat Desa dengan tujuan untuk kepentingan masyarakat banyak.

Anggaran yang tidak sedikit tersebut diaplikasikan dalam bentuk pembangunan fisik yang secara kasat mata bisa terlihat saat sudah jadi, meski secara kualitas beberapa infrastruktur tersebut masih jauh dari kata sempurna, bahkan diantaranya rusak sebelum proses PHO.

Seperti yang terjadi di Pekon (Desa) Way Ngison adanya perbaikan Jalan alternatif Pekon Way Ngison – Waspada, yang terletak di pemangku III Pekon (Desa) Way Ngison, Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat terkesan asal jadi (amburadul).

Pasalnya,Pekerjaan yang dikerjakan oleh salah satu rekanan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Barat tersebut merupakan pekerjaan perbaikan (Maintenance) yang merupakan proyek penunjukan langsung (PL), yang dikelola oleh rekanan bersumber Dana dari Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Barat tahun 2020.

Bagaimana tidak, hal itu terlihat saat awak media melintasi jalan tersebut. terlihat pekerjaan yang baru di perbaiki sudah mengalami kerusakan.dan di tambah perkejaan juga tidak disertai papan informasi kegiatan. bagaimana masyarakat ingin tau,bila kegiatannya tersebut juga tidak mengunakan prosedur layaknya suatu pekerjaan pemerintah.

Menurut keterangan beberapa warga setempat, bahwasanya pekerjaan yang kurang lebih baru satu Minggu ini di perbaiki, sudah mengalami kerusakan kembali.

“kami selaku warga sangat menyesalkan Hal ini, karena Jalan yang baru saja diperbaiki sudah mengalami kerusakan,”ungkap beberapa warga yang dimintai keterangan oleh wartawan dilokasi Pekerjaan Rabu , (11/11/2020).

Padahal, Warga setempat sangat besyukur ketika jalan itu diaspal kembali, akan tetapi warga juga sungguh menyayangkan dalam pengerjaan jalan diduga tidak sesuai dengan spek.

“Kerusakan itu membuat kami sebagai Warga sangat kecewa dan menyayangkan Pekerjaan yang baru di bangun dalam satu Minggu ini sudah mengalami kerusakan. Sehingganya pekerjaan tersebut terkesan Mubazir karena memakai anggaran Negara,”Cetus R beberapa warga setempat.

Dalam hal ini warga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera menyikapi dan menindak lanjutinya. agar segera memanggil pihak rekanan untuk meninjau kembali pekerjaan perawatan ruas jalan yang merupakan jalan alternatif menuju kota Provinsi Lampung tersebut.

 

 

Pewarta : Deni Andestia

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *