Kampanye terselubung,Panwascam Sukadana akan panggil koordinator senam masal

  • Whatsapp

Mitrapol.com, Lampung Timur – Tersebarnya foto – foto dimedsos dalam kegiatan senam masal yang diikuti ratusan warga didusun Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana Lampung Timur,menuai kritik masyarakat dan Panwascam Sukadana.Kuat dugaan bahwa senam masal tersebut adalah kampanye terselubung.

Pasalnya kegiatan senam masal tersebut dihadiri oleh Zaiful Bokhari,dari salah satu paslon Bupati Lamtim no.urut 2 dalam pilkada mendatang.Bukti – bukti lainnya adanya icon badut tampak jelas dan para peserta memakai baju bergambar paslon 02.Kuat dugaan acara senam masal tersebut melanggar aturan protokol kesehatan dan kampanye terselubung.

Menanggapi hal itu,Ketua Panwascam Sukadana,Jiman Edy Siswanto mengatakan, sudah menerima laporan dugaan kampanye terselubung dan selanjutnya akan ditindaklanjuti.

“Kami sudah mengetahui adanya senam masal itu dan turun ke lokasi,tapi acara sudah selesai.Dugaan kegiatan itu mengadung unsur kampanye terselubung.Nanti kami akan memanggil koordinator acara senam masal bu Mardiah.Jika nantinya ada unsur pelanggaran,akan kami limpahkan ke Bawaslu”, ungkap Jiman,saat ditemui awak media, Kamis. 12/11/2020 .

Ditambahkan Jiman,bahwa kegiatan itu telah melanggar surat edaran Bupati Lamtim dan protokol kesehatan.

” Kita sudah mengumpulkan bukti – bukti dan saksi.Aturan sudah jelas, bahwa sudah ada surat edaran Bapak Bupati Lampung Timur.Bahwa dilarang mengadakan kegiatan mengumpulkan masyarakat dalam jumlah banyak dalam kegiatan apapun.Selain itu juga,mereka sudah melanggar aturan protokol kesehatan,kita tunggu saja hasilnya “, tambahnya.

Sementara itu,kekecewaan warga diungkapkan, Edi selaku Ketua Pemuda Desa Muara Jaya Sukadana.Ia beralasan pernah mengajukan kegiatan, tetapi ditunda dikarekan wabah corona.Tetapi kegiatan lain tetap dilaksanakan,hal ini terkesan tebang pilih dalam pemberian izin.

“Sebelumnya kami akan melaksanakan acara pertandingan sepak bola dalam rangka ulang tahun club desa.Segala macam prosedur kami ikuti,tetapi berhubung masih corona,belum keluar izin terpaksa ditunda dan kami memaklumi.Tapi sekarang ini justru kenapa bisa melaksanakan kegiatan,terkesan kegiatan senam masal tebang pilih dalam pemberian izin, ” tutup Edi.

 

 

Pewarta : MM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *