Ketua LSM SANRA DPW Banten soroti Pungli program PKH di Desa Tembong

  • Whatsapp

Mitrapol.com, Pandeglang- Permasalahan yang belum lama ini di beritakan di salah satu Media Nasional Mitrapol.com yang berjudul”Waww, Dengan dalih untuk disetor kependamping, Ketua Kelompok PKH di Kampung Salabaraang minta Uang ke KPM ” Yang sampai saat ini masih diangkat pemberitaannya oleh ketua LSM SANRA (Sayap Amanat Nusantara) DPW Banten.

Pasalnya, perlunya kejelasan yang akurat tentang tugas-tugas dari pada ketua kelompok dan pendamping program PKH.

Penelusuran mitrapol.com di desa Tembong Kecamatan Carita,Kabupaten Pandeglang – Banten bahwa ada laporan mengkhawatirkan dari warga penerima manfaat ini mengenai dugaan praktik pemungutan yang dilakukan oleh oknum ketua kelompok Program PKH dikampung salabarang Desa Tembong, Kecamatan Carita.

Salah satu warga kp.Salabarang yang dimana enggan disebutkan namanya ini yang termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH itu diduga merasa ada tekanan dan merasa dipermalukan oleh dengan ocehan ketua kelompok yang dikampung ia bertempat tinggal.

Klarifikasi dari ketua kelompok kp. Salabarang ini bahwa apa yang dikatakan oleh kpm itu bohong, dan adapun itu uang yang Rp.50.000 sebagai uang kebijaksanaan, dan mengakui menerima uang sebesar dari KPM berpariasi sesuai berapa besaran jumlah uang yang diterima oleh KPM.

Selain itu ketua kelompok mengakui memberikan uang sejumlah Rp.150.000 sebagai uang kebijaksanaan,yang seratus ribu adalah amanah dari KPM yang sudah setahun lebih tinggal didaerah lampung dan yang 50 ribu dari dirinya yang didapatkan dari warga yang anggota KPM di kampung. salabarang.

Sedangkan keMitrapol.com mengakui bahwa adapun yang 150ribu merupakan amanat dari KPM yang dikrimkan melalui ketua kelompok.

Melalui pesan whatshapnya pendamping PKH di desa Tembong menuliskan” Untuk yang 150 rb, yg dititipkan teh sarni, bilang nya amanat dari yang dulu sempet bikin surat pindah, KK & KTP. Karena waktu pengambilan ke kantor pos saya talangin pake uang pribadi.” Ucap pendamping pkh

Mungkin maksud nya itu digantiin.Saya sudah tegaskan ke teh Sarni, saya gak mau terima kalo saya diberi uang hasil dr ibu” PKH. Bilangnya itu mah titipan.” ujarnya

Dari jawaban Sarni selaku ketua kelompok kp.Salabarang bahwa salah satu KPM berada setahun lebih diprovinsi Lampung,dan ketika saat adanya verisifikasi data yang dilakukan sekali pertiga bulan ini bahwa dirinyalah yang memotocopy KK yang selalu disisakan yang dimana KPMnya berada dilampung untuk disetorkan kependamping.

Sedangkan 2 KK yang selalu di fotocopy oleh ibu sarni,yaitu KK dari KPM yang sudah meninggal dan KK yang dilampung. aneh dan lucu,KPM diwilayah Provinsi Lampung ini, ketika terkucur dana program PKH tinggal ambil dan ambil dan tidak pernah ikut sekolah PKH.

Royen Siregar,Selaku Ketua LSM SANRA (Sayap Amanah Nusantara) DPW Banten menanggapi hal ini dan adanya kejanggalan-kejanggalan dengan tugas dari pada pendamping PKH didesa Tembong. Jumat 13/11/20.

Ada apa sebenarnya ini, temuan-temuan kita dilapangan jelas menimbulkan pertanyaan besar, yakni KPM di lampung sudah menyalahi aturan yang sudah di tentukan, sedangkan uang selalu terkucur,2 KK yang selalu dipegang oleh saudara Sarni ini, ketika verifikasi data pertiga bulan difotocopy lalu diserahkan kependamping.papar Royen.

Ini tufoksi pendamping sebenarnya seperti apa? sedangkan salah satu tugas pendamping PKH disuatu Desa jelas dikatakan bahwa Melakukan kegiatan verifikasi komitmen kehadiran komponen KPM Program Keluarga Harapan (PKH) pada layanan fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan setiap bulannya, jika orangnya di lampung bagaimana kehadiran komponen KPM nya.” tegasnya.

Tugas lain pendamping yaitu, Melakukan kegiatan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) setiap bulan untuk tujuan perubahan perilaku di bidang pendidikan, perlindungan anak, kesehatan, ekonomi dan kesejahteraan sosial yang lebih baik bagi seluruh KPM Program Keluarga Harapan (PKH), jika dilampung bagaimana mengetahui perubahan prilaku dibidang pendidikan,perlindungan anaknya,kesehatan dan ekonominya.”Imbuhnya

 

 

Tim

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *