Dana Csr Tak Tersalurkan Warga Desa Purba Bersatu Lakukan Aksi Damai Ke Pt Ess

  • Whatsapp

Mitrapol.com, Humbahas Sumut – Diduga dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Energi Sakti Sentosa (ESS) mengendap tak tersalurkan semenjak Tahun 2017 sampai 2018.

Dugaan pengedapan dana tersebut mencuat dalam aksi Damai yang dilakukan oleh warga Desa Purba Bersatu, Kecamatan Pakkat,, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.Aksi Damai yg diikuti Ratusan warga itu digelar di depan kantor PT ESS, Jumat (13/11 2020) di lokasi Sipulak.

Kordinator aksi, Frengky Sihite mengatakan,sejak PT ESS beroperasi selama empat tahun ini,belum pernah menyalurkan CSR, padahal sudah ada kesepakatan tertulis terkait besaran yg harus di salurkan oleh PT ESS. Desa Purba Bersatu adalah Desa Penyangga, harus menerima CSR dari PT ESS.

Saya tidak tahu ngendap di mana, atau siapa yg menikmati selama ini, tapi sepengetahuan saya selama empat tahun,tidak ada penyaluran CSR dari perusahaan itu, berupa uang atau bangunan, tak ada kejelasan,” kata Frengky pada media saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya di sela aksi Damai warga setempat di depan kantor PT ESS,

Selain itu, menurut Frengky, PT ESS sangat minim menyerap tenaga kerja lokal dari Wilayah kawasan perusahaan tersebut, padahal sebelum nya ada kesepakatan bahwa akan mempekerjakan Putra Putri Desa Purba Bersatu sesuai keahlian masing masing.

“Saya tidak menampik memang ada beberapa orang warga Desa Purba Bersatu yang jadi pekerja di perusahaan itu. Tapi itu hanya beberapa orang saja dan sebagai buruh kontrak. Ini Tak sebanding dengan tenaga kerja dari luar,” terangnya.

Menurut dia, tujuan aksi Danai warga itu adalah untuk menuntut transparansi penyaluran Dana CSR PT ESS ke Desa Purba Bersatu.
Kami hanya menuntut transparansi penyaluran CSR untuk desa kami dan peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Dia mengatakan, warga tidak akan berhenti memperjuangkan tuntutan mereka, sampai pihak perusahaan memenuhi kewajibannya yaitu menyalurkan CSR untuk desa setempat dengan transparasi, supaya semua Masyarakat Desa Purba Bersatu mengetahui. Setelah mendengarkan Tuntutan yg di bacakan oleh Frenky Sihite,

Pihak perusahaan melalui humas memberi tanggapan, hasilnya Warga akan di pertemukan langsung dengan Komisaris tanggal 24 November 2020 mendatang, tampa menyebut tempat nya di mana. Wartawan Mitrapol mencoba menghungi Camat Pakkat melalui Telfon genggam nya, untuk memintak tanggapan terkait adanya Masyarakat Desa Purba Bersatu melakukan Aksi Damai ke PT ESS, tidak berhasil, atau Hp nya tidak aktif.

Pewarta : ( FP ).

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *