Dugaan penipuan jual beli tanah dan rumah, Sutiah tuntut keadilan

  • Whatsapp
Ilustrasi

MITRAPOL.com, Banyuwangi Jatim – Transaksi jual beli yang terjadi pada tanggal 16 Oktober 2017 lalu atas sebidang tanah darat seluas 96 M2 berikut sebuah bangunan rumah tinggal terletak di Dusun Sumberjaya RT 01/RW 01 Desa Wringinagung Kecamatan Gambiran seharga 75 juta rupiah antara Sutiah (48) warga Dusun Gembolo RT 01/RW 02 Desa Purwodadi Kec. Gambiran selaku pembeli dan Sumiyem (54) warga Dusun Sumberjaya RT 01/RW 01Desa Wringinagung Kec. Gambiran selaku penjual, berbuntut panjang, hingga kini belum ada kejelasan dikarenakan ada yang mengaku sebagai pemilik tanah tersebut.

Sutiah selaku pembeli merasa geram setelah mengetahui hal itu dan melayangkan surat permohonan rapat mediasi kepada Kepala Desa wringinagung Kondang Suryaningrat S.Hut, pada Jumat (13/11/2020) dan surat telah diterima Kepala Dusun Sumberjaya sekira pkl. 14.00 Wib. Di kantor Desa Wringinagung.

Sutiah (48)

Sutiah mengatakan, pada saat transaksi jual beli tanah dan Rumah tanggal tersebut telah dibayar secara kontan dan disaksikan oleh Misirah (ibu) Sidoarjo (suami) dan Linmas Desa Wringinagung AW serta Kepala Dusun Sumberjaya Py yang saat ini menjadi Sekertaris Desa Wringinagung.

“Jual beli tanah dan Rumah tersebut saya bayar secara kontan kepada Sumiyem disaksikan oleh Misirah (ibu penjual), Sudarko (suami penjual) dan Linmas Desa Wringinagung AW serta Kepala Dusun Sumberjaya Sambung Sutiah, pada saat transaksi jual-beli tanggal 16 Oktober 2017 itu langsung dibuatkan kwitansi dan surat pernyataan jual beli oleh Py sehingga saya berpikir tidak ada masalah namun ternyata hingga saat ini tanah dan rumah tidak dapat saya kuasai bahkan ada kabar tanah tersebut telah ber sertifikat SHM dengan mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 lalu atas nama orang lain. Cetus Sutiah.

Sutiah menambahkan saat ini dirinya merasa sangat dirugikan sehingga Dia berharap agar mediasi terkait dugaan yang dapat menjurus ke penipuan ini dapat berjalan sesuai keinginannya namun apabila hasil mediasi permasalahan Jual-Beli tersebut tidak diselesaikan secara baik, maka dengan terpaksa tidak menutup kemungkinan Dia akan menempuh upaya hukum secara Pidana melalui Kepolisian setempat, agar mempunyai kekuatan hukum yang pasti;

Sekertaris Desa Wringinagung Py membenarkan hal itu,”Memang benar saat itu terjadi jual beli tanah dan rumah pada tanggal 16 Oktober 2017 antara Sutiah dan Sumiyem dan yang saksikan oleh Misirah ibunya dan Sudarko suaminya, sehingga kami membuat surat pernyataan jual beli dan benar waktu itu saya selaku Kepala Dusun Sumberjaya,” tegas Sekdes.

 

 

Reporter : Rocky Sapulette.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *