Diduga penggunaan dana desa amburadul, DPD JPKP Humbahas adukan Kepala Desa Sigalogo Humbahas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Humbasan Sumut – Dugaan penggubahan Dana Desa oleh Kepala Desa Sigalogo Kecamatan Onanganjang Kab. Humbahas, DPD JPKP Humbahas secara resmi dilaporkan ke Kapolres Humbahas cq Unit III Tipikor. Adapun surat aduan itu di sampaikan pada tgl. 02 Nopember 2020.

Tolopan Manullang menjelaskan kepada Mitrapol di Kantornya di Jl. Letkol GA Manullang, bahwa Kepala Desa Sigalogo diduga telah melakukan penyimpangan terkait penggunaan Dana Desa sejak T.A 2016 sampai T.A 2019.

Adapun kegiatan yang di duga merugikan Uang Negara itu antara lain, Pembangunan prasarana Air minum T.A 2016 adalah tumpang tindih, dimana prasarana air minum itu sudah terbangun sejak T. A 2008 dengan dana PMPN mandiri dan masih berjalan lancar.

Namun setahu bagaimana 2018 pipa air minum tersebut di bongkar oleh Kepala Desa dan digantikan dengan pipa yang lain. Sementara kwalitas pipa yang di bongkar sangat jauh lebih bagus mutunya dari pada yang dipasang baru.

Dan menurut Manullang, salah satu penduduk setempat mengatakan bahwa pipa yang di bongkar itu raib sampai saat ini, padahal semua masih bagus, dan dibiayai Uang Negara melalui PMPN mandiri.

Tolopan menambahkan, masih ada pembangunan Reservoir T.A 2018 sampai saat ini tidak berpungsi (mangkrak).

Terkait pembangunan sarana Air minum di Desa Sigalogo wartawam Mitrapol melakukan Konfirmasi kepada penduduk setempat pak Groso Manullang, beliau menjelaskan bahwa sejak pergantian pipa sampai saat ini Air minum di Desa itu mati total.

Selain pembangunan Sarana Air minum, juga ada pembangunan Embung T.A 2018 juga tidak berpungsi dikarenakan rusak sebelum berpungsi. T.A 2019 ada pembukaan jalan menuju perladangan dengan volume 6mx1000m, dengan biaya Rp. 91.461.687.00, yang menurut Ketua JPKP Tolopan Manullang bahwa biaya pembukaan Jalan tersebut perlu di audit karena diduga biayanya mark up.

Kita akan kawal pengaduan kita ini sampai benar benar di tindak lanjuti oleh pihak Polres, karena ini menyankut penggunaan Uang Negara, singkatnya.

 

 

Pewarta : FP

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *