Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dinyatakan bebas

  • Whatsapp

Mitrapol.com, Maluku, Dobo – Pengadilan Negeri Cabang Dobo, di Jalan Ali Moertopo kabupaten Kepulauan Aru. Jumat (13/11) November 2020 menggelar Sidang dugaan pencemaran nama baik pada saat kampanye tanggal 03 Oktober 2020 di belakang SMP N 1 Kelurahan Siwalima, kecamatan Pulau-pulau Aru, Kamis (19/11/20).

Sidang yang berlangsung kurang lebih satu minggu tersebut, sesuai dengan putusan Hakim Ketua terhadap dugaan kasus pencemaran nama baik tersebut, terdakwa UB dinyatakan sebagai mana pasal 187 ayat (dua) JO Pasal 9 Huruf C Undang – undang Nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah, penganti Undang – undang Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi Undang – undang RI Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang – undang Nomor 1 tahun 2015 dan Undang – undang Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Putusan Pidana terhadap terdakwa UB dengan Pidana kurungan selama 1 Bulan tahanan dan / atau denda Rp. 3. 000, 000 (tiga juta rupiah), terdakwa UB menerima sangsi tersebut sesuai dengan putusan sidang dan selanjutnya terdakwa UB akan menyelisaikan masalah Administrasinya dalam jangkah waktu dekat.

Dengan selesainya perkara ini, saya mengajak seluruh masyarakat Aru dari ujung Batugoyang sampai ujung Warialau, mari sama-sama kita menjaga kondusifitas Kabupaten Kepulauan Aru dengan mengedepankan “Sita Eka Tu” guna mensukseskan Pilkada Aru 9 Desember, mendatang, ungkap Ketua DPRD

Lanjut Belsigawai : berbeda dalam politik adalah dinamika dalam suatu kontestasi politik. Jangan karena perbedaan, lantas menghilangkan rasa nasionalisme dan hidup orang basudara di bumi Jargaria.

Mari kita satukan tekad guna mensukseskan Pilkada demi kejayaan Negeri yang kita cintai, tutupnya

 

 

Pewarta : Faizal Baun

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *