Hak 8 orang penerima Bansos PKH, selama 7 Bulan digondol orang yang tidak bertanggung jawab

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kabupaten Tangerang – Sangat memperihatinkan ketika kita mendengar kabar sudah miskin disakitin. Hal ini terjadi di Desa gempolsari kecamatan Sepatan timur kabupaten Tangerang, bagaimana tidak sakit, saat situasi yang sangat sulit dimasa pandemi ini, sebanyak 8 (Delapan) Orang warga miskin, sudah hampir 7 Bulan yang biasa menerima bantuan sosial dari pemerintah PKH, tidak lagi mendapatkan haknya dengan dalih kartu yang mereka pegang saat ini diblokir.

Hal ini di ungkapkan salah satu ketua kelompok penerima manfaat PKH berinisial OD. Informasi ini didapat dari Agen BRI link yang biasa tempat mereka mencairkan bantuan tersebut.

“saya kasihan dengan ibu YT, yang mengadu kesaya dan mengatakan kalau kartunya di blokir, saya tanya siapa yang bilang begitu, ibu YT mengatakan orang BRI linknya, ya sudah saya mah nerima aja ungkap YT. Ke esokan harinya saya penasaran dan menuju ke BRI link yang lain dan mengecek ternyata ada, berati selama ini kartu YT tidak di blokir nah atas kejadian ini saya laporkan ke pendamping agar orang -orang yang kartunya di blokir untuk di cek kebenarannya,” ujar OD.

Ibu YT

Masih kata OD, kemarin penerima manfaat lainnya berinisial IS, mengalami kejadian yang sama,”ada ibu Is janda miskin punya anak yatim katanya di blokir setelah anaknya IS mengecek langsung ke BRI sepatan ternyata kartunya menurut petugas BRI tidak diblokir dan ini ada bukti kalau setiap bulannya ada pengambilan.”

Catur LSM AMPUH angkat bicara saat mendengar ada kasus dugaan penggelapan uang PKH dengan nada geram”kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan hak orang miskin masih saja di makan ini benar-benar perbuatan yang tidak bisa di tolelir dan secepatnya kasus ini akan kami laporkan ke pihak yang berwajib saat ini kami akan kumpulkan alat-alat buktinya biar ada titik jera kepada pelaku. ”

Ditempat kerjanya petugas BRI LiNk Acim mengatakan saat wartawan mitrapol menanyakan kebenaran dari informasi dari masyarakat terkait pembelokiran kartu mengatakan,”itu berita yang tidak benar, saya tidak mengatakan kalau kartu itu di blokir, akan tetapi kartu ibu IS tersebut tertukar, kartu yang ibu IS pegang bukan miliknya, tapi buku tabungannya betul milik ibu IS dan saat ini sedang saya urus, dan itu informasi yang saya peroleh langsung dari orang BRI nya.”

Awak media saat bersama petugas BRI LINK

Menanggapi ungkapan dari Acim Catur mengatakan,”kalau tertukar pastinya nama YT tidak satu, nanti sangat mudah untuk mengetahui siapa orangnya yang sudah mencairkan uang tersebut, bisa dilihat dimana dia mencairkan, nanti akan timbul di struk nomer mesinnya kalau dia mencairkan di BRI Link. Dan petugas BRI link pasti kenal dengan orang tersebut.”tunggu tanggal mainnya saja,” ujar catur

 

 

Pewarta : Arsyad

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *