Potret Usman Sidik dan Irjen Pol Risyapudin adalah Foto lama berikut penjelasan Kabid Humas Polda Malut

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Beredarnya foto Calon Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik bersama Irjen Pol Risyapudin Nursin, S.I.K yang diberitakan oleh salah satu media cetak di Maluku Utara (Malut) adalah potret lama.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan, S.I.K., M.H kepada sejumlah awak media, Selasa (24/11/2020).

Kata AKBP Adip, foto tersebut adalah benar adanya. Akan tetapi sudah lama, sejak bulan Februari 2020 di Baharkam Polri.

“Foto yang beredar tersebut merupakan foto lama saat beliau masih menjabat sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri pada bulan Februari 2020 yang lalu,” ungkap Kabidhumas Polda Malut.

Lanjut Adip, foto itu diambil setelah pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Irjen Pol Risyapudin Nursin sebagi Kakorbinmas Baharkam Polri.

Akan tetapi, pada tanggal 18 November 2020 kemarin, foto tersebut dipublish kembali melalui salah satu Grup Whatsapp oleh Yusuf yang merupakan rekan Usman Sidik.

“Foto itu di share di Grup Pengurus Besar Ikatan Keluarga Besar (PB IKB) WAIGINTANG oleh Yusuf yang merupakan rekan dari Usman Sidik yang diketahui foto tersebut diambil dari akun Usman Sidik,” terangnya.

Kabid Humas Polda Malut juga mengimbau kepada semua Media agar sebelum memuat berita harus dipastikan kebenarannya, serta menerapkan prinsip Cover Both side.

“Dihimbau kepada rekan-rekan media sebelum memuat sebuah berita harus dipastikan kebenarannya, serta menerapkan prinsip Cover Both side sehingga berita dapat lebih di pertanggungjawabkan dan tidak sensasional atau bahkan sampai menciptakan opini negatif yang dapat mengangu situasi Kamtibmas di Maluku Utara terkhusus jelang pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020,” ujarnya.

Sembari menambahkan, “Netralitas merupakan harga mati bagi Polri”. Hal tersebut dengan tegas disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs Idhm Aziz, M.Si saat pimpin pelaksanaan Sertijab 8 Kapolda.

“Kami, Polri Polda Maluku Utara dengan tegas menyatakan Netralitas dalam Pengamanan Pilkada merupakan harga mati,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Sahwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *