Sasar Warkop, Mini Martket dan Rumah Makan, Personil Polsek Polut gelar Ops Yustisi prokes

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Takalar Sulsel – Operasi Yustisi penegakan hukum protokol kesehatan dalam wilayah hukum Polsek Polombangkeng Utara Polres Takalar rutin dilakukan di malam hari di titik kerumunan warga masyarakat seperti Warkop, Rumah makan, Mini Market dan Taman Cinta Palleko. Selasa (24/11/2020).

Operasi Yustisi tersebut berjalan lancar dipimpin Ps. Kanit Binmas Polsek Polut Aiptu David Manduy bersama Ps. Ka. SPKT I Aiptu Jumahang, Banit I Ik Bripka Zulfikar dan piket Binmas Aipda Zainal dengan merazia sejumlah tempat kerumunan warga seperti Warkop, rumah makan, mini market dan taman cinta Palleko (TCP).

Personil juga tidak bosa-bosannya menghimbau warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai instruksi Presiden No. 6 tahun 2020 dan Perbup Takalar No. 25 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan yakni ; Memakai masker saat beraktivitas diluar rumah. Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir sebelum dan sesudah beraktivitas. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Bertempat Warkop Dg. Rimang lembang Kel. Mattompodalle Kanit Binmas Aiptu David Manduy serius menyampaikan bahwa ” Maskermu melindungiku. Maskerku melindungimu. Masker itu melindungi kita semua tujuannya untuk apa kata kanit Binmas yaitu untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid -19 di Kab. Takalar.

Kegiatan Ops Yustisi yang rutin dilakukan dimalam hari itu personil Polsek Polut berhasil menjaring 13 orang warga yang tidak mematuhi Protokol kesehatan yakni tidak memakai masker dan semuanya diberi saksi berupa teguran lisan.

“Kami terus berupaya mengedukasi warga masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol kesehatan dan kita semua berharap agar penyebaran Virus Covid-19 cepat berakhir di Kab. Takalar khususnya di Kecamatan Polombangkeng Utara,” ucap Brigadir dua lengkung putih tersebut.

 

 

Pewarta: Armand AR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *