Viral pernyataan Ikades Sukabumi, JNI Provinsi Banten angkat bicara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Belum lama ini Viral di jagat maya rekaman video berupa pernyataan dari orang-orang yang mengatasnamakan pengurus Ikatan Kepala Desa (Ikades) Sukabumi yang diduga mengandung unsur provokasi, dimana dalam berikrarnya mengajak Ikades untuk mengadakan perlawanan terhadap insan pers, dalam pernyataannya mereka menyatakan keberatan dengan adanya wartawan dan LSM yang mengobok – obok Kepala Desa, Selasa (24/11/2020).

Ucapan provokasi oknum Ikades Sukabumi tersebut mengundang banyak komentar dari kalangan wartawan, organsisasi Pers dan LSM yang menyesalkan dengan adanya pernyataan itu, karena mereka itu abdi negara, dan tidak sepatutnya bicara seperti itu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua JNI Propinsi Banten Andang Suherman mengatakan,”Semestinya sebagai Abdi Negara, Oknum Ikades Sukabumi tak patut membuat pernyataan seperti itu, karena selain mencoreng nama baik selaku Kepala Desa, sikap arogansi oknum Ikades itu pun telah melukai hati kalangan insan pers,” ujarnya.

“Karena kami selaku insan pers dalam melakukan tugas dan fungsinya tentunya diatur dalam UU yaitu UU Pers No 40 Tahun 1999, dimana Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia,” tegasnya.

Ia menambahkan,”Oleh karena itu, apa yang mendasari Oknum Ikades Sukabumi tersebut seolah membenci pers nasional, Apa karena mereka punya salah, atau mereka itu sudah kebal hukum dan terlindungi, sehingga berani menyatakan perang melawan pers, itu sungguh perbuatan yang kami anggap terlalu berani dan penuh kesombongan.”

Lanjut Andang,”Sebab dalam UU Pers juga dinyatakan kalau kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip – prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum. Dan kemerdekaan pers juga dijamin sebagai hak asasi warga negara. Jadi tak pantas jika oknum ikades menyatakan hal seperti itu yang bertentangan dengan tugas dan peran pers yang jelas diatur dalam Undang – undang tersebut,” tegasnya.

Untuk itu kami dari Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Propinsi Banten, meminta oknum Ikades Sukabumi untuk segera meminta maaf atas kegaduhan yang telah mereka lakukan, dimana dengan bersama-sama mempublikasikannya kembali melalui video seperti mereka membuat pernyataan sebelumnya.

Namun jika tidak meminta maaf maka kami JNI Provinsi Banten mendesak pihak penegak hukum untuk segera memanggil dan menyeret serta memproses secara hukum semua oknum Ikades yang terlibat dalam video itu atas dasar ujaran kebencian dan pelecehan profesi pers, tutupnya.

 

 

Pewarta : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *